BPost Cetak

Puting Beliung Landa Sungailulut, Ari Berlindung di Balik Dinding

Puting Beliung Landa Sungailulut, Ari terjebak di Balik Dinding sebuah bangunan

Puting Beliung Landa Sungailulut, Ari Berlindung di Balik Dinding
banjarmasinpost.co.id/ahmad rizky abdul gani
Diterjang puting beliung, bangunan setengah jadi di kawasan Komplek Banjar Jaya Sejahtera Kelurahan Sungai Lulut Kecamatan Sungai Tabuk Banjar Kalsel. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Tak ada yang bisa dilakukan Ari, warga Kelurahan Sungailulut Kecamatan Sungaitabuk Kabupaten Banjar, Sabtu (7/3/2020) siang.

Dia hanya bisa berlindung di sebuah kerangka bangunan yang telah berdinding bata di Kompleks Banjar Jaya Sejahtera Kelurahan Sungailulut Kecamatan Sungaitabuk.

Puting beliung menerpa kawasan tersebut. Banyak material yang beterbangan dibawa angin kencang.

“Mau keluar sudah tidak bisa lagi. Soalnya di teras rumah yang sedang saya kerjakan, angin yang menggulung memorak-porandakan material,” ujar tukang bangunan ini.

Lanal Kotabaru Periksa Kapal Singapura, Suhu Tubuh ABK SSE Jerome Dicek dengan Thermo Gun

WNI Terinfeksi Makin Banyak, 17 Terduga Virus Corona Diisolasi

Musibah Dialami Ayu Ting Ting, Muncul Api di Rumah Saat Ada Bilqis & Sohib Nikita Mirzani

Penampilan Merry Seperti Wanita Diungkap Raffi Ahmad, Tangis Asisten Suami Raffi Nagita Karena Ini

Tidak hanya berputar kencang, puting beliung juga menyapu delapan kerangka rumah yang berada di sekitarnya. Sontak bangunan yang telah beratap itu luluh-lantak.

Ari begitu takjub melihat kekuatan angin. Ia mengakui baru pertama kali melihat angin seseram itu. “Bahkan kaki saya tadi sempat bergetar. Alhamdulillah tidak terjadi apa-apa,” kata Ari.

Rekan kerjanya, Idi, mengatakan delapan rumah itu runtuh dalam dalam waktu sekitar lima detik.

”Cepat banget. Jadi setelah angin berada di bangunan yang kami kerjakan, tidak kurang 10 detik atau sekitar lima detik, kerangka dan atap porak-poranda,” kata warga Simpang Jagung Banjarmasin ini.

Idi mengatakan puting beliung datang dari arah barat. Tiba-tiba putaran angin keluar dari balik semak belular lalu mengarah ke sebelah timur. “Awalnya cuma lewat. Tidak ada bangunan yang kena,” ujar Idi.

Kendati demikian, melihat angin begitu kencang, sejumlah pekerja yang tengah mengerjakan atap bergegas turun dan mencari tempat berlindung.

Halaman
12
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved