Speedboat Tenggelam di Sebangau

Empat Penumpang Speedboat Petugas Taman Nasional Sebangau Kalteng Masih Dicari

Petugas dari TNI dan Polri, juga warga dan Basarnas, bersama-sama melakukan pencarian korban kecelakaan air yang terjadi di Sungai Sebangau

Empat Penumpang Speedboat Petugas Taman Nasional Sebangau Kalteng Masih Dicari
POLDA KALTENG UNTUK BPOST GROUP
Petugas saat melakukan pencarian korban speedboat tabrakan di Sungai Sebangau, Palangkaraya, Kalteng, Senin (9/3/2020). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Petugas dari TNI dan Polri, juga warga dan Basarnas, bersama-sama melakukan pencarian korban kecelakaan air yang terjadi di Sungai Sebangau, Kelurahan Kereng Bengkirai,  Kecamatan Sebangau, Kota Palangkaraya, Kalteng, Senin (9/3/2020) petang.

Kejadian kecelakaan air tersebut, tabrakan antara longboat L300 milik Dinas Kehutanan dengan speedboat milik TNI AD (KMC RBB Den Bekang XII Tpr) di Sungai Sabangau, Kereng Bangkirai, Kecamatan Sabangau, Kota Palangkaraya, saat Senin (9/3/2020) siang.

Lokasi kecelakaan di Sungai Sabangau, Kereng Bangkirai, tikungan murung masuk wilayah Kelurahan Sabaru, Kecataman Sabangau, Kota Palangkaraya (sekitar 10 - 15 menit dari Pelabuhan Kereng Bangkirai).

Rombongan TNI melakukan kegiatan dalam rangka pengecekan lokasi guna pengamanan VVIP Kunjungan Raja dan Ratu Belanda. "Hingga sore, masih ada empat orang yang dalam pencarian petugas," ujar Kabid Humas Polda Kalteng, Kombes Hendra Rochmawan.

VIDEO Evakuasi Korban Tabrakan Longboat Dinas Kehutanan dengan Speedboat TNI AD di Sebangau Kalteng

BREAKING NEWS: Tim Survei Kunjungan Raja & Ratu Belanda Kecelakaan Air di Sebangau Kalteng

RESMI! Kabid Humas Polda Kalteng Sebut Dandim Kapuas Meninggal dalam Laka Air Sebangau

Kunjungi BPost, Kepala BI Kalsel Memperkenalkan QRIS

Wali Kota Nadjmi Adhani Ajak Warga Banjarbaru untuk Isi Sensus Penduduk Online

Foto Olla Ramlan Setelah Operasi Banjir Komentar, Shireen & Zaskia Sungkar Komentari Begini

Dia menjelaskan, longboat L300 milik Dinas Kehutanan membawa 8 penumpang, Mansyah, manggala agni, Abdi, PNS Taman Nasional Sebangau, Ibnu Yudistira, pegawai Taman Nasional (TN) Sebangau, Mutiara, pegawai TN Sebangau, Novi, istri Agung polisi kehutanan, Selvia Magdalena, pegawai TN Sebangau dan Yuliansi, pegawai TN Sebangau.

Sedangkan speedboat TNI AD (tim survei rute kunjungan pengamanan VVIP Raja Wilem Alexander dan Ratu Maxima di wilayah Provinsi Kalimantan Tengah) yang dipimpin Dansubsatgas Pam VVIP Letkol Kav Bambang Kristianto Bawono SIP (Dandim 1011/Kuala Kapuas) dan rombongan yang ikut berjumlah 19 orang. Sebanyak  7 anggota paspampres, Korem 102/Panjung 11 orang dan dan 1 orang sipil penunjuk jalan.

Rombongan penumpang speedboat TNI AD menggunakan speedboat (milik Bekang, 250x2 PK) bermuatan 19 penumpang,  8 orang TNI terdiri dari Kodim 1011/Kualakapuas jumlah 4 orang, Bekang jumlah 4 orang, 1 masyarakat sebagai pemandu, 1 warga Amerika, 1 guard warga Amerika, 7 anggota paspampres.

Sebanyak 18 penumpang berhasil ditemukan kondisi selamat, 1 orang diketemukan yaitu Dandim 1011/Kualakapuas, dalam keadaan meninggal.

Selanjutnya, sedang dilakukan proses pencarian dan evakuasi, 5 orang belum ditemukan, Mutiara, Bu Agung, Novi, Mansyah, Ayit. (Banjarmasinpost.co.id/Faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved