Berita Kalteng

Pedagang di Palangkaryaa Belum Mengerti Pembayaran Nontunai Melalui Aplikasi QRIS

Aplikasi sistem pembayaran nontunai berupa QRIS hingga Senin (9/3/2020) terus disosialisasikan jajaran Bank Indonesia (BI) Kalteng

Pedagang di Palangkaryaa Belum Mengerti Pembayaran Nontunai Melalui Aplikasi QRIS
BANJARMASINPOST.CO.ID/FATURAHMAN
Kepala Perwakilan BI Kalimantan Tengah (Kalteng), Rihando, memaparkan program Aplikasi QRIS di Kalteng, Senin (9/3/2020). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Aplikasi sistem pembayaran nontunai berupa QRIS hingga Senin (9/3/2020)  terus disosialisasikan jajaran Bank Indonesia (BI) Kalimantan Tengah (Kalteng), termasuk kepada pedagang.

Penggunaan QRIS untuk pembayaran nontunai tersebut hanya berbekalkan kartu, sehingga juga bisa menghindari penyebaran virus corona yang mungkin saja menyebar lewat uang kertas atau logam.

Kepala Perwakilan BI Kalteng, Rihando , mengatakan, aplikasi QRIS adalah aplikasi berbasis android yang diluncurkan BI, berupa Quick Response (QR) Code. Ini untuk pembayaran melalui aplikasi uang elektronik server based, dompet elektronik, atau mobile banking.

Menurut dia, pihaknya menargetkan terus mempopularkan penggunaan QRIS untuk digunakan oleh setiap pedagang atau marchant yang ada di Kalteng. "Harusnya mulai tanggal 1 Januari 2020, semua pedagang menggunakan QRIS, kami sambil melakukan sosialisasi," ujarnya.

Kepala BI Kalsel Silaturrahmi ke BPost Group, Akan Kerja Sama Bangun Daerah

Program Kerja PCNU HSS D2020-2025 Dukung Visi-Misi Bupati dan Wakil Bupati HSS

Tiga Perwira Pindah Satuan, Dandim 1006/Martapura Pimpin Tradisi Pelepasan

Jennifer Dunn & Catherine Wilson Dipanggil Jaksa KPK, Seteru Sarita Jadi Saksi Kasus Pencucian Uang

Dikatakan, hingga saat ini, pihaknya sudah melakukan survei terhadap19 pedagang yang ada di Palangkaraya dan sebanyak 15 pedagang sudah siap dan sudah menerapkan pembayaran menggunakan QRIS tersebut. "Kami akan terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat dan pedagang," tekan Rihando.

Sementara itu, sejumlah pedagang yang ada di Palangkaraya, mengaku belum banyak tahu tentang QRIS.  "Biasanya kami cuma taunya membayar nontunai saat membeli pakaian atau barang lainnya di mal atau pusat perbelanjaan," ujarnya. (Banjarmasinpost.co.id/Faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved