Speedboat Tenggelam di Sebangau

Gubernur Kalteng: Kedatangan Raja dan Ratu Belanda ke Kalteng Dibatalkan

Raja Willem dan Ratu Maksima dari Belanda ke Kalimantan Tengah (Kalteng) untuk berbagai kegiatan, dibatalkan.

Gubernur Kalteng: Kedatangan Raja dan Ratu Belanda ke Kalteng Dibatalkan
BANJARMASINPOST.CO.ID/FATURAHMAN
Gubernur Kalteng, H Sugianto Sabran 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Raja Willem dan Ratu Maksima dari Belanda ke Kalimantan Tengah (Kalteng) untuk berbagai kegiatan, dibatalkan.

Gubernur Kalteng, Sugianto Sabran, setelah menyerahkan bantuan kepada warga di Kereng Bengkirai, Selasa (10/3/2020), mengungkapkan hal itu.

"Ya, dibatalkan kedatangan Raja dan Ratu Belanda ke Kalteng karena kita sedang berduka atas kecelakaan air di Sungai Sebangau kemarin," ujar Gubernur Sugianto.

Meskipun pihaknya sudah melakukan persiapan sangat matang sesuai prosedur tetap (Protap) untuk tamu VVIP, yaitu Raja Willem dan Ratu Maksima ke Kalteng selama beberapa hari.

VIDEO Menteri LHK Siti Nurbaya Kunjungi Korban Kecelakaan Speedboat Sebangau Kalteng

PT Kaltrabu Indah Banjarmasin Serahkan Zakat Perusahaan ke Baznas Kalsel

Polwan Polres Banjar Nasihati Warga Binaan Lapas Narkotika Karangintan

Peringatan Chef Juna & Chef Arnold ke Firhan MasterChef Indonesia, Chef Renatta Bereaksi Begini

Kehamilan Nia Ramadhani Disinggung Kakak Ipar, Jessica Iskandar Tanya Ini ke Istri Ardi Bakrie

"Kami sedang berduka karena kejadian kecelakaan air berupa tabrakan speedboat  untuk persiapan kedatangan Raja dan Ratu Belanda ke Kalteng yang menimpa tujuh orang hingga meninggal dunia. Ini juga menjadi perhatian pemerintah Belanda, sehingga batalkan ke ke Kalteng," ujar Sugianto.

Gubernur mengatakan, pihaknya mempersilakan untuk pihak kedutaan Belanda menjadwalkan, jika nantinya tetap ingin ke Kalteng untuk belakangan hari kemudian.

"Kami persilakan saja, jika nantinya rencana kunjungan ke Kalteng ada penjadwalan ulang," imbuh dia. 

Ditanya siapa yang membatalkan rencana kedatangan Raja dan Ratu Belanda ke Kalteng tersebut, Gubernur Sugianto menegaskan, hal itu tidak penting karena kecelakaan air  yang menewaskan tujuh orang termasuk Komandan Kodim 1011 Kapuas merupakan duka bagi Kalteng. (Banjarmasinpost.co.id/Faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved