Speedboat Tenggelam di Sebangau

Korban Tabrakan Speedboat Sungai Sebangau Tinggalkan Isteri yang Mengandung Delapan Bulan

Korban Tabrakan Speedboat Sungai Sebangau Tinggalkan Isteri yang Mengandung Delapan Bulan

Korban Tabrakan Speedboat Sungai Sebangau Tinggalkan Isteri yang Mengandung Delapan Bulan
banjarmasinpost.co.id/fathurahman
Keluarga almarhum Abdi dan Ibnu saat menerima kedatangan Menteri LHK Siti Nurbaya di rumahnya 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Suasana duka cita mendalam tampak di rumah Abdi dan Ibnu yang tewas dalam kecelakaan maut tabrakan Speedboat Dinas Kehutanan dan Longboat milik TNI, di Sungai Sebangau, Kalteng.

Abdi dan Ibnu adalah saudara ipar yang sama-sama bekerja sebagai pegawai Taman Nasional Sebangau (TNS).

Abdi adalah Kepala Resort Taman Nasional Sebangau atau TNS, sedangkan, Ibnu adalah pegawai TNS yang menangani masalah logistik di Balai TNS.

Keduanya meninggal dunia dalam kecelakaan tabrakan antara Speedboat dan Longboat di Sei Sebangau Kelurahan Kereng Bengkirai Kecamatan Sebangau Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah yang terjadi Senin (9/3/2020) siang.

Jadi Orang Terkaya di Asia, Jack Ma Geser Posisi Miliarder India, Virus Corona Jadi Biang Keroknya

RESMI! Kemenhub Naikkan Tarif Ojek Online, Segini Besaran dan Lokasinya

Menteri Siti Nurbaya Melayat ke Rumah Duka Korban Kecelakaan Speedboat Sei Sebangau Kalteng

Pantauan, Selasa (10/3/2020) suasana rumah di Jalan RTA Milono Kereng Bengkirai tampak sekali diselimuti duka mendalam, jenazah rencananya akan dikuburkan usai salat Djuhur.

Buno Hadi, Kakak dari Abdi dan Ibnu, mengungkapkan, pihak keluarga ikhlas menerima kejadian yang menimpa kedua adiknya dan berharap jangan adalagi kejadian serupa di belakang hari kemudian.

"Kami berharap jangan adalagi kejadian seperti ini," ujarnya.

Ditanya tentang Ibnu, dia mengatakan, Ibnu belum memiliki keluarga, sedangkan Abdi memiliki Istri yang sedang mengandung delapan bulan dan ada anak satu masih kecil.

"Kami berdoa semoga Allah menerima amal ibadah keduanya dan berharap jangan terjadi lagi kejadian ini," ujarnya.

Lebih jauh dia mengatakan, kebiasaan baik Ibnu baik dimata keluarga dan tetangga, bahkan setiap gajian dia selalu mengumpulkan ponakannya untuk membagikan rezeki hasil jerih payahnya dalam bekerja.

"Adik saya orang baik, kami sayang sekali dengan dia, karena perhatian dengan keluarga, orangnya ga tegaan," ujarnya.

(banjarmasinpost.co.id / faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved