Tabrakan Maut di Kotabaru

Sekdes Sebelimbingan Kotabaru Sebut Sering Terjadi Kecelakaan di Jalan Tanjung Serdang

Sekretaris Desa (Sekdes) Sebelimbingan, Kabupaten Kotabaru, Kalsel, Ahmad Zainuri, Rabu (11/3/2020)

ISTIMEWA
Sepeda motor Yamaha Mio DA 6807 GAQ rusak berat, akibat diseruduk truk DLH Kotabaru, Kalsel Rabu (11/3/2020). 

BANJARMASINPOST.CO.ID,KOTABARU - Sekretaris Desa (Sekdes) Sebelimbingan, Kabupaten Kotabaru, Kalsel, Ahmad Zainuri, Rabu (11/3/2020), mengatakan, kecelakaan lalu lintas di jalan Raya Tanjung Serdang Km 14 atau selepas tikungan tempat pembuangan sampah tersebut sering terjadi.

Menurut Zainuri, beberapa kali kecelakaan terjadi di kawasan itu, korban berakhir dengan kondisi tragis.

"Memang sering terjadi kecelakaan di jalan itu," ungkapnya.

Padahal menurut Zainuri, kalau dibilang rawan juga tidak.

Karena, selain tikungan tidak terlalu tajam, kondisi jalan juga mulus.

Tapi memang, saat malam gelap karena tidak ada lampu penerangan jalannya.

Disporabudpar Banjarbaru Beri Pembinaan kepada Pokdarwis Menara Pandang 33

Pengunjung Tetap Aman Saat Naik ke Atas Menara Pandang 33 Banjarbaru

Petugas Dishub Kotabaru Harus Aktif, Bantu Sosialisasi Cegah Kecelakaan

VIDEO Apam Viral di Barabai HST, Pembeli Pun Sampai Antre Pakai Nomor

Menara Pandang 33 Banjarbaru Dikelola Kelompok Sadar Wisata

Ruben Onsu Berpisah dari Betrand Peto Sampai Nangis, Suami Sarwendah Relakan Koko Pergi untuk Ini

"Kalau rawan tidak juga. Karena jalannya lurus dan bagus. Dimungkinkan ada faktor mistis," jelasnya.

Menurut cerita orang-orang terdahulu, dulunya jalan tersebut adalah eks lokasi tambang di zaman Kolonial Belanda.

"Di sekitar itu, naik ke atas lagi, ada bekas jalan zaman kolonial Belanda," terangnga.

Terlepas masalah mistis, Zainuri tidak menepis secara rasional kecelakaan disebabkan selain faktor human error.

Diketahui, kecelakaan menewaskan 3 orang itu setelah pecah ban depan truk angkut sampah milik Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kotabaru.

Truk oleng, kemudian menabrak motor yang ditumpangi satu keluarga, bapak, ibu dan anak.

Ketiga korban, Norsat tewas di tempat, Mirnawati (istrinya) serta anak mereka, Norhaeda, tak dapat tertolong lagi saat di rumah sakit. 

Mereka adalah warga Pantai Baru Jalan Tambak, Kotabaru, Kalsel. (Banjarmasinpost.co.id/Helriansyah)

Penulis: Herliansyah
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved