Berita Banjarmasin
Tim Badan Kajian DPR RI Puas Dapat Masukan Baznas Kalsel
Suasana dialog dan diskusi dalam penyusunan naskah akademik dan draf RUU tentang Perubahan Atas Undang Undang Nomor 23 Tahun 2011
Penulis: Syaiful Anwar | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASIN POST.CO.ID, BANJARMASIN - Suasana dialog dan diskusi dalam penyusunan naskah akademik dan draf RUU tentang Perubahan Atas Undang Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat antara pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kalsel dengan tim Badan Kajian DPR RI, berlangsung di ruang rapat Baznas Kalsel, Banjarmasin, Selasa (10/3/2020).
Tim Badan Kajian DPR RI yang diketuai Woro Wulaningrum, Ihsan Badruni, Asma' Hanifah, Edi Hayat, merasa cukup senang dengan masukan Ketua Baznas Kalsel, HG (P) Rusdi Effendi AR.
Turut hadir, Wakil Ketua Bidang Keuangan dan Pelaporan Baznas Kalsel, H Gusti Mahfudz, Wakil Ketua Bidang Kesekretariatan SDM dan Umum, Prof H Asmaji Darmawi, Sekretaris H Ahmad Rafi'i, Wakil Ketua Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, H Irhamsyah Safari, dan Wakil Ketua Bidang Pengumpulan, H Suharman Djamaluddin.
Disampaikan Rusdi Effendi beberapa program yang mampu mensejahterakan masyarakat, seperti Kebun Sehat di Sungai Jingah, membantu sekolah Laskar Pelangi di Barabai hingga sekarang layak belajar, membantu ibu hamil kurang mampu hingga akikah dan lain-lain.
Kedatangan anggota DPRI RI itu pun diberi masukan mengenai keberhasilan Baznas Kalsel dalam pengumpulan zakat, program kegiatan dan lain-lain, serta kerja sama dengan Baznas Kabupaten/Kota, LAZ maupun instansi pemerintah.
• VIDEO Taman Edukasi Baiman Banjarmasin Dilengkapi Tempat Sampah Modern
• Bangunan Baru RSUD Badaruddin Kasim Tabalong Diharapkan Dapat Menampung Banyak Pasien
• VIDEO Anggota Komisi III DPRD Kotabaru Sidak Alkes di RSUD Pangeran Jaya Sumitra
• Kehamilan Nia Ramadhani Disinggung Kakak Ipar, Jessica Iskandar Tanya Ini ke Istri Ardi Bakrie
• VIDEO Suasana 184 Prajurit Jalani Pendidikan Pembentukan Bintara di Gunung Kupang Banjarbaru
Masukan-masukan yang diberikan Baznas Kalsel ini membuat tim Badan Kajian DPR RI merasa cukup puas dan senang.
Tanggapan Woro Wulaningrum, pertimbangan dipilihnya Kalsel karena berdasarkan refrensi banyak menerima award di tingkat nasional.
"Kesadaran masyarakat Kalsel membayar zakat di daerah ini cukup tinggi," paparnya.
Masih kata Woro Wulaningrum, dari dialog tersebut, pihaknya cukup banyak mendapat masukan bagaimana pengelolaan zakat hingga bisa bermanfaat bagi masyarakat.
"Salah satu contoh tadi, warga yang tadinya menerima zakat dari Baznas Kalsel membuat warung, didampingi dalam manajemen, pengelolaa keuangan dan lain hingga berhasil," katanya.
Pihaknya juga mencari informasi bagaimana sinergi antara Baznas Kalsel, LAZ dan Pemda dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
"Masukan-masukan ini yang nantinya kita sampaikan dalam penyusunan RUU tentang perubahan atas Undang Undang Nomor 23 tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat ," ungkapnya. (Banjarmasinpost.co.id/Syaiful Anwar)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/pertemuan-tim-badan-kajian-dpr-ri-dengan-pengurus-baznas-kalsel-di-banjarmasin.jpg)