Pesona Air Terjun Haratai

Berkunjung ke Objek Wisata Air Terjun Haratai Loksado Saat Musim Hujan, Airnya Deras dan Dingin

Objek wisata Air Terjun Haratai di Desa Haratai 2, Kecamatan Loksado, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Kalimantan Selatan (Kalsel), tak kalah inda

Berkunjung ke Objek Wisata Air Terjun Haratai Loksado Saat Musim Hujan, Airnya Deras dan Dingin
BANJARMASINPOST.CO.ID/HANANI
Air Terjun Haratai di Kecamatan Loksado, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Kalimantan Selatan (Kalsel), Rabu (11/3/2020). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN - Objek wisata Air Terjun Haratai di Desa Haratai 2, Kecamatan Loksado, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Kalimantan Selatan (Kalsel), tak kalah indah dengan Coban Rondo di Malang, Jawa Timur.

Ketinggiannya mencapai 20 meter dengan debit air cukup besar dan arusnya sangat deras saat musim hujan.

Untuk itu, berkunjung saat musim hujan, direkomendasikan, karena air terjunnya lebih cantik.

Selain itu, pemandangan di sekelilingnya lebih asri dan hijau karena musim hujan, pepohonan disekitarnya terkena air yang cukup.

Angkutan Ceria Antar Jemput Pelajar Milik Dishub Banjarmasin, Warga Senang Anak Sekolah Tepat Waktu

Percikan Air Terjun Haratai Loksado Bikin Tubuh Lebih Segar, Bisa Mandi di Area yang Dibolehkan

Ruben Onsu Berpisah dari Betrand Peto Sampai Nangis, Suami Sarwendah Relakan Koko Pergi untuk Ini

Akses Jalan Kini Lebih Mudah untuk Kendaraan Roda Dua Menuju Air Terjun Haratai Loksado Kalsel

“Beda kalau kita berkunjung musim kemarau, airnya tak begitu deras dan pohonnya tak begitu rindang,” ungkap Wirda, warga Haratai Satu yang meneman  Banjarmasinpost.co.id saat mengujungi objek wisata Air Terjun Haratai tersebut.

Sementara itu, Norliani, wisatawan dari Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, berlibur ke Haratai mengaku sengaja berkunjung saat musim hujan, Februari 2020.

Perempuan yang akrab disapa Nunui ini mengaku puas menikmati pemandangan alam di sana dan mandi di sekitar air terjun di area yang diperbolehkan pengelola.

“Datang ke lokasi naik ojek, pulangnya kami mencoba jalan kaki, sekitar satu jam lebih. Alhamdulillah rasa lelah terbayar segarnya air dan indahnya pemandangan di sekitar,” ungkap Nunui. (Banjarmasinpost.co.id/Hanani)

Penulis: Hanani
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved