Pesona Air Terjun Haratai

Di Atas Air Terjun Haratai Loksado Ternyata Ada Air Terjun Lagi, Ada Juga Gua Ranuan

Tak banyak wisatawan yang tahu, kalau lebih ke atas dari objek wisata Air terjun Haratai di Desa Haratai, Loksado, Kabupaten Hulu Sungai Selatan

Di Atas Air Terjun Haratai Loksado Ternyata Ada Air Terjun Lagi, Ada Juga Gua Ranuan
ISTIMEWA
Gotong royong warga Haratai membuka akses jalan menuju air terjun Minjalin, letaknya lebih ke atas dari objek wisata Air Terjun Haratai, Kecamatan Loksado, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Kalsel. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN - Tak banyak wisatawan yang tahu, kalau lebih ke atas dari objek wisata Air terjun Haratai, di Desa Haratai, Kecamatan Loksado, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, ternyata ada air terjun lagi.

Namanya, air terjun Rampah Minjalin.

Ketinggiannya, juga sekitar 20 meter.

Namun, hanya wisatawan yang suka tantangan yang pernah mencapai air terjun Rampah Minjalin tersebut.

Siapkan Dana Miliaran untuk Gerbang Batas Kota, PUPR Kabupaten Banjar Tetapkan Tempat Ini Lokasinya

Air Terjun Haratai Loksado Ramai Dikunjungi Akhir Pekan, Wisatawan Bisa Menginap di Gazebo

Masa Depan Hubungan Luna Maya - Herjunot Ali Disoroti Sosok Ini, Singgung Tak Ada Harapan

Kalselpedia: BCC Diskominfo Banjarmasin Mengintegrasi Ratusan Kamera Pemantau

Ruben Onsu Berpisah dari Betrand Peto Sampai Nangis, Suami Sarwendah Relakan Koko Pergi untuk Ini

Sukran (53), pengelola wisata Air Terjun Haratai, kepada Banjarmasinpost.co.id, menuturkan, kebanyakan wisatawan asing pernah naik ke air terjun Rampah Minjalin.

Caranya, harus mendaki lagi sekitar 1 jam lebih dari jalan yang ada di sekitar objek wisata Air Terjun Haratai.

Selain itu, salah satu reporter televisi juga pernah ke sana, sekaligus mengunjungi gua yang ada dekat air terjun rampah Minjalin.

“Namanya gua Ranuan. Sangat menarik untuk dikunjungi karena di dalamnya juga indah. Kami sedang berupaya mengembangkan wisata Gua Ranuan ini dengan membangun jalan perintis sejak 2019 lalu. Yang sudah dibuka sekitar tiga kilometer, dikerjakan secara gotong royong swadaya masyarakat. Dibantu peralatan dari Lembaga Pengelola Hutan Desa Haratai, di bawah pendampingi Kesatuan Pengelola Hutan Hulu Sungai,”kata Sukran. (Banjarmasinpost.co.id/Hanani)

Penulis: Hanani
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved