Berita Banjar

VIDEO Pemkab Banjar Siapkan Dana Miliaran untuk Gerbang Batas Banjar-Banjarbaru di Km 37

Pemkab Banjar Siapkan Dana Miliaran untuk Gerbang Batas Banjar-Banjarbaru di A Yani Km 37

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Gerbang selamat datang di batas Banjar-Banjarbaru di Jalan A Yani KM 37, Kelurahan Sungaiaring, Martapura, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan (Kalsel), bakal segera berdiri megah.

Pembangunan gerbang batas kota itu guna lebih mempercantik tampilan dan memperkuat karakteristik Kabupaten Banjar sebagai daerah religius. Pasalnya gerbang batas kota yang ada saat ini penampakannya mulai kusam dan tiangnya menjamah bahu jalan sehingga mempersempit bentang penampang jalan.

Apakah dibangun di lokasi yang sama? "Tidak, tapi geser sedikit ke arah Kota Martapura, tepatnya di depan diler kendaraan bermotor," jelas ucap Kepala Bidang Ciptakarya Dinas PUPR Banjar H Irwan Jaya via telepon, Kamis (12/3/2020).

Pejabat eselon III di Bumi Barakat ini menuturkan desain gerbang batas kota tersebut telah rampung. Namun saat ini sedang difinalisasi kembali terutama menyangkut posisi tiang gerbang yang diupayakan berada di luar bahu jalan.

Pesta Pantai di Pagatan Tanahbumbu Dimajukan, Catat Jadwal dan Tempatnya

Bupati Banjar Kedatangan Duta Besar India untuk Indonesia Pradeep Kumar Rawat

Jennifer Dunn Mengaku Dapat Fasilitas Kartu Kredit dari Terdakwa Wawan, Beli Tiket Konser 20 Juta

Ariel NOAH Ikuti Pevita Pearce, Mantan Luna Maya Lakukan Hal Kocak Ini

Anggaran pembangunan gerbang tersebut telah disediakan yakni sebesar Rp 2,3 miliar. Selain itu Dinas PUPR Banjar juga menganggarkan biaya penyelenggaraan sayembara pembuatan kaligrafi yang kelak diaplikasikan pada gerbang tersebut. Total hadiah yang disiapkan bagi pemenang sebesar Rp 30 juta.

"Akhir Maret ini hasil sayembaranya sudah bisa diumumkan dan selanjutnya bisa segera dilaksanakan lelang. Ini biasanya perlu waktu sekitar satu bulan sehingga awal Mei atau Juni sudah bisa direalisasikan kegiatan fisiknya. Semoga semua terlaksana lancar," ucap Irwan.

Sayembara itu guna mendapatkan desain yang sesuai karakter Banjar sebagai daerah religius. Tujuannya agar mampu menghadirkan dan memperkuat karakteristik, apalagi Banjar dikenal sebagai Serambi Makkah di Kalsel dan Martapura (ibu kota Banjar) juga dapat julukan Kota Santri.

Irwan mengatakan gerbang tersebut juga berfungsi sebagai penanda batas sehingga pengendara yang bergerak dari arah Banjarbaru secara mudah mengetahui telah memasuki wilayah Kabupaten Banjar (Kota Martapura)

“Sesuai kesepakatan dengan Pemko Banjarbaru, kami membangun gerbang yang berada di wilayah Sungaiparing, sedangkan Pemko Banjarbaru membangun gerbang juga namun di kilometer 18,” sebut Irwan.

Beberapa waktu lalu Sekretaris Daerajh (Sekda) Banjar HM Hilman menuturkan sesuai arahan Bupati Banjar H Khalilurrahman, desain gerbang tersebut harus mengandung huruf Lam Jalalah.

Model desain gerbangnya telah ada. Jadi, yang disayembarakan yaitu kaligrafi pada bagian kiri, kanan, dan bagian atas gerbang.

Dikatakannya, bagian kaligrafi pada gerbang perbatasan kota harus berdasar ayat kitab suci Alquran. Maknanya berkaitan dengan Kota Martapura yang dikenal publik sebagai Kota Serambi Mekkah. Selain itu, khat kaligrafinya juga harus menarik dan sesuai konsep gerbang Lam Jalalah.

Ruben Onsu Berpisah dari Betrand Peto Sampai Nangis, Suami Sarwendah Relakan Koko Pergi untuk Ini

Diponegoro dan Demang Lehman

Hilman yang saat ini juga menjabat pelaksana tugas (Plt) kepala Dinas PUPR Banjar menerangkan letak gerbang Lam Jalalah berada di Jalan A Yani kilometer 37. Gerbang dibangun melintangi badan jalan poros ini.

Pengerjaannya dilaksanakan tahun 2020. Kontruksinya berada di sebelah luar trotoar sehingga masyarakat masih bisa berjalan leluasa di trotoarnya.(banjarmasinpost.co.id /idda royani)

Penulis: Idda Royani
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved