Breaking News:

Kriminalitas Kotabaru

VIDEO Hasil Operasi Antik Intan 2020, Polres Kotabaru Bongkar Modus Baru Pengedar Narkoba

Kapolres Kotabaru AKBP Andi Adnan Safruddin SIK menyatakan, jajarannya mengungkap peredaran psikotropika jenis sabu

Penulis: Man Hidayat
Editor: Didik Triomarsidi

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Kapolres Kotabaru AKBP Andi Adnan Safruddin SIK menyatakan, jajarannya mengungkap peredaran psikotropika jenis sabu-sabu dengan modus baru. Jelas Andi, modusnya pemasok psikotropika menggunakan tangan pengedar untuk diedarkan ke pembeli, sementara mereka tidak saling mengenal.

"Jadi ini modus baru ini cukup rapi," terang Andi Adnan dalam konferensi persnya di Mapolres Kotabaru didampingi Wakapolres Kompol Doly M Tanjung, Kabag Ops Kompol Charles Pandapotan Tampubolon dan Kasat Resnarkoba AKP Margono, Jumat (13/3/2020).

Modus baru tersebut terungkap setelah jajarannya meringkus salah satu pelaku RK, dalam Operasi Antik tahun 2020 yang berlangsung selama 14 hari. Selain dari tersangka ini juga diamankan 13 gram sabu dan satu butir ekstasi.

Selain RK, selama Operasi Antik dilaksanakan Polsek-polsek dan Satuan Reserse dan Narkoba selaku leading sektor, juga mengamankan 20 tersangka lainnya. Tiga orang di antaranya adalah perempuan.

Kisah Pilu Siswi SMP, Demi Bertahan Hidup Rela Disiksa, Kelaparan & Jadi Babu di Rumah Paman Sendiri

Minta Game Online Mobile Legends Dihapus, karena Bikin Anak Malas Belajar

Omnibus Law: Mengkaji Ulang Tarif PPh Badan

Menurut Andi Adnan, total tersangka diamankan sebanyak 21 orang. Dengan jumlah barang bukti psikotropika jenis sabu-sab total 29,61 gram sabu-sabu serta satu butir pil ekstasi.

"Jadi jumlah perkara ditangani, dari 21 tersangka sebanyak 19 perkara," jelas Andi Andan kepada awak media.

Tidak berhenti di sini, Andi Adnan menegaskan kepada jajarannya untuk terus mengembangkan penyelidikan dari 19 perkara psikotropika tersebut.

"Relatif lah ya, dibilang tinggi tidak. Tapi jelas kami (Polres) tidak akan berhenti melakukan pemberantasan narkoba, musuh kita bersama," tegas Andi Andan.

Berharap semua elemen masyarakat turut aktif berpartisipasi. "Kalau kami (Polres) kan mengimbau melalui Satbinmas sudah, penagakan hukum juga sudah maksimal. Ternyata masih ada (peredaran), makanya perlua kerja sama dari semua pihak," pungkas Andi Adnan. (banjarmasinpost.co.id.co.id /helriansyah)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved