Opini Publik

Corona, Ujian bagi UNBK Terakhir

Ujian Nasional tahun 2020 ini adalah ujian nasional terakhir sebagaimana yang disampaikan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim

SHUTTERSTOCK
Ilustrasi virus corona, Covid-19 di Indonesia. 

Oleh: EDI SISWANTO, M.PD Staf Pengajar SMAN 1 Barambai Kabupaten Barito Kuala

BANJARMASINPOST.CO.ID - PADA tanggal 16 Maret 2020 kemarin sesuai dengan jadwal seluruh pelajar SMK se-Indonesia melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer atau yang lebih populer istilahnya adalah UNBK.

Sedangkan untuk SMA akan dilaksanakan pada tanggal 30 Maret 2020. Ini adalah hajad nasional yang selalu dilaksanakan setiap tahunnya sebagai alat ukur kualitas pendidikan di Indonesia, meskipun legalitas ujian nasional ini sebagian kalangan mempertanyakan mengingat pernah kalah atas gugatan Kristiono selaku orang tua korban UNAS melalui keputusan perkara gugatan citizen Low Suit tentang ujian nasional nomor 228/pdt.6/Pn.JKT.PSt. pada tahun 2007 silam.

Terlepas dari kalahnya dalam proses gugatan tentu mengukur kualitas pendidikan musti terus dilakukan sebagai bahan evaluasi untuk menentukan kebijakan selanjutnya.

Ujian Nasional tahun 2020 ini adalah ujian nasional terakhir sebagaimana yang disampaikan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim bahwa tahun 2020 akan menjadi tahun terakhir pelaksanaan ujian nasional (UN).

Pakaian Dewi Perssik Saat Latihan Tari Tiang Disorot, Juri LIDA 2020 Itu Tutupi Ini Pakai Stiker

Pamer Foto Bareng Menhub, Ifan Seventeen Bicara Soal Sosok Budi Karya yang Positif Virus Corona

Bagi Wisatawan Luar, Berfoto di Maskot Bekantan Jadi Bukti Pernah ke Banjarmasin

Dimas Sudah Bawa Tiga Kali, Diupah Rp 20 Juta Bawa 222 Kg Narkoba

UN pada tahun 2021 akan diganti dengan Asesmen Kompetensi Minimum dan Survei Karakter. Asesmen tersebut tidak dilakukan berdasarkan mata pelajaran atau penguasaan materi kurikulum seperti yang selama ini diterapkan dalam ujian nasional, melainkan melakukan pemetaan terhadap dua kompetensi minimum siswa, yakni dalam hal literasi dan numerasi.

Pelaksanaan Asesmen Kompetensi Minimum dan Survei Karakter akan diselenggarakan Kemendikbud bekerja sama dengan organisasi pendidikan baik di dalam negeri maupun di luar negeri seperti OECD (Organisation for Economic Co-operation and Development).

Semangat reformasi bapak menteri pendidikan memang patut diberikan apresiasi. Semangat dengan jargon merdeka belajar diharapkan bisa memberikan dampak psikologis bagi guru dan siswa dimana akan tumbuh kreatifitas belajar tanpa dibebani tuntutan ujian akhir yang lebih menekankan pada penguasaan aspek kognitif yang diperolehnya selama 3 tahun.

Ada yang berbeda dalam pelaksanaaan Ujian Nasional tahun ini? Kalau tahun-tahun sebelumnya pelaksanaan ujian nasional relatif berjalan lancar walau ada di beberapa daerah mengalami keterlambatan dalam distribusi soal ketika masih ujian berbasis kertas, dan tertundanya waktu pelaksanaan UNBK dibeberapa daerah dikarenakan terganggunya server pusat sehingga susah di akses di daerah.

Untuk tahun ini Ujian Nasional tak luput dari kendala dalam pelaksanaannya. Ujian Nasional tahun ini harus menghadapi wabah virus corona atau Covic 19 yang penyebarannya sudah mulai masif di Indonesia. Atas masalah ini menteri pendidikan mengeluarkan keputusan untuk menunda pelaksanaan ujian nasional bagi wailayah yang terdampak virus corona seperti DKI Jakarta dan Propinsi Jawa Tengah.

Halaman
123
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved