Berita Banjarmasin

VIDEO Meski Mahal, Antrean Pembeli Masker dan Cairan Antiseptik Tetap Mengular

Antrean pembeli masker dan antisptik mengular terjadi di depan gedung toko distributor alat kesehatan PT Panasea di Jalan Veteran, Banjarmasin

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Antrean mengular terjadi di depan gedung toko distributor alat kesehatan PT Panasea di Jalan Veteran, Banjarmasin, Selasa (17/3/2020). Hingga lepas tengah hari sekitar pukul 14.00 WITA, puluhan orang masih terlihat mengantre hingga halaman toko bahkan hingga mendekati bahu jalan.

Petugas toko pun sempat terlihat membagikan potongan kardus bekas kepada para pengantre untuk berteduh dari teriknya matahari. Terlihat antrean terbagi menjadi dua sesuai label antrean yang dipasang pihak toko di pintu masuk.

Dimana antrean yang satu khusus untuk jalur antrean pembeli umum dan satu lagi antrean khusus untuk melayani utusan dari kantor atau instansi. Ternyata puluhan orang tersebut mengantre untuk membeli masker dan cairan antiseptik di toko ini.

Salah satunya warga Kelurahan Kebun Bunga, Banjarmasin, H Gasim yang mengaku sudah kurang lebih mengantre selama setengah jam untuk dapatkan giliran membeli cairan antiseptik.

Harga Gula Putih Rp 18 Ribu Per Kilogram di Banjarmasin, Persedian Tinggal Dua Minggu

VIDEO Rute Penerbangan Baru Segera Dibuka - Tujuan Kotabaru, Surabaya dan Balikpapan

Ketangkap Polres Banjarbaru, Hantu Kuntilanak Ini Pasrah dan Bikin Surat Pernyataan

Update Daftar Selebriti Dunia yang Dinyatakan Positif Corona, Aktor Game of Throne Turut Terinveksi

"Sudah setengah jam kurang lebih, cari cairan itu untuk jaga-jaga saja. Mau beli satu saja," kata H Gasim.

H Gasim seperti yang lainnya rela merogoh kocek puluhan bahkan ratusan ribu rupiah untuk mendapatkan masker atau cairan antiseptik meski harganya melonjak tajam beberapa waktu belakangan.

Ya semenjak virus Covid-19 resmi ditetapkan sebagai pandemik dan juga ditetapkan menjadi bencana nasional di Indonesia, masker dan cairan antiseptik makin banyak diburu warga dan menjadi barang langka.

Dijelaskan Marketing PT Panasea, Ridho harga kedua macam produk tersebut memang melonjak, dimana harga masker dari yang awalnya rata-rata Rp 25.000 perkotak menjadi Rp 150.000 perboks. Sedangkan untuk cairan antiseptik dari awalnya rata-rata Rp 40.000 hingga Rp 45.000 perbotol menjadi Rp 85.000 perbotol sejak heboh penyebaran virus Covid-19 di berbagai negara termasuk di Indonesia.

"Memang harganya naik, tapi kalau kami cuma mengikuti harga dari pabrikan saja," kata Ridho saat dikonfirmasi Banjarmasinpost.co.id, Selasa (17/3/2020).

Pada keadaan ini menurut Ridho pembelian kedua jenis produk tersebut dibatasi, yaitu maksimal 1 botol cairan antiseptik untuk pembeli umum dan 5 botol untuk pembeli utusan dari instansi atau perusahaan.

Sedangkan untuk masker, seluruh pembeli dibatasi maksimal 1 boks. Pembeli yang diutus instansi atau perusahaan pun menurut Ridho harus menunjukkan surat pemesanan dari instansi atau perusahaannya agar bisa dilayani.

VIDEO Petugas Semprotkan Disinfektan Mulai Masjid Hingga TK di Aspol Bina Brata Banjarmasin

Cegah Corona, Bank Kalsel Bentuk Satgas Corona Center

VIDEO Minyak Ampuh dari Sang Penakluk Ular

Menurut Ridho, antrean di depan toko Panasea sudah terjadi sejak toko tersebut buka pukul 10.00 WITA. Sempat ditutup untuk istirahat pukul 12.00 WITA, antrean kembali mengular pukul 13.30 WITA hingga toko ditutup pukul 14.30 WITA karena stok masker dan cairan antiseptik ludes terjual.

"Antrean begini sudah sejak hari Senin (16/3/2020) kemarin dan hari ini mengular lagi," kata Ridho. Ridho nyatakan tidak berani memastikan apakah stok masker dan cairan antiseptik bisa kembali dikirim dari produsen dengan segera dan kembali dapat segera dijual ke konsumen besok Rabu (18/3/2020). (Banjarmasinpost.co.id/Achmad Maudhody)

Penulis: Achmad Maudhody
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved