Berita Banjar

VIDEO Penjelasan Kadisdisnakbun Banjar Bangun Pasar Hewan, Cari Lahan 3 Hektare

Dinas Peternakan dan Perkebunan (Disnakbun) Banjar berobsesi mengoperasionalkan pasar hewan

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Kabupaten Banjar tak cuma menjadi lumbung pangan di Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel). Lebih dari itu juga salah satu pemasok daging terbesar setelah Kabupaten Tanahlaut (Tala).

Karena itu Dinas Peternakan dan Perkebunan (Disnakbun) Banjar berobsesi mengoperasionalkan pasar hewan. Ini bagian dari upaya untuk meningkatkan pelayanan publik agar transaksi jual beli ruminansia (hewan pemamahbiak) menjadi lebih mudah.

Tak gampang mendirikan dan mengoperasionalkan pasar hewan. Pasalnya pendirian fasilitas umum ini memerlukan area (lahan) yang lumayan luas yakni setidaknya tiga hektare. "Saat ini kami masih berupaya mencari lahannya, mudahan bisa segera dapat," ucap Kepala Disnakbun Banjar Dondit Bekti Agustiono, Selasa (17/3/2020).

Ia menuturkan pihaknya memang memiliki lahan di Desa Mangkauk di Kecamatan Pengaron yakni di lingkungan Puskeswan. Total luasan areanya memadai yakni dua hektare, tapi sebagian besar telah termanfaatkan yakni untuk bangunan puskeswan, kandang pemeriksaan sapi, dan hijauan makanan ternak.

Cegah Corona, Bank Kalsel Bentuk Satgas Corona Center

Kondisi 5 Pasien Terduga Suspect Covid-19 di RSUD Ulin Banjarmasin Terus Membaik

Virus Corona Merebak, Permintaan Sarang Burung Walet di Kalteng Melonjak, 1 Kg Capai Rp 11 Juta

Jadwal Liga Champions yang Live SCTV Kena Imbas Virus Corona, Format Baru Saat Wabah Covid-19

"Jadi, luasan area sisanya tak sampai satu hektare, paling 0,7-0,8 hektare sehingga tak memungkinkan untuk pasar hewan. Karena itu kami mencari alternatif lahan lainnya," sebut Dondit.

Sementara ini, lanjut pejabat eselon II di Bumi Barakat ini, ada alternatif di beberapa desa di dua kecamatan yakni Pengaron dan Sambungmakmur. Dua wilayah ini dipilih karena merupakan sentra pengembangan sapi di Kabupaten Banjar.

"Jumlah populasi sapi di Banjar saat ini 18.600-an ekor. Nah, sebagian besar sekitar 40 persen berada di Kecamatan Pengaron dan Sambungmakmur serta di Mataraman," sebutnya.

Di wilayah Kecamatan Pengaron, lanjut Dondit, ada tiga desa yang memungkinkan untuk lokasi pasar hewan yakni di Desa Mangkauk, Benteng, dan Pengaron. Sedangkan di wiayah Kecamatan Sambungmakmur yakni di Desa Batutanam dan Madurejo.

Dondit berharap warga di beberapa desa di dua kecamatan tersebut membantu menyiapan lahan untuk pasar hewan. "Apakah disewa atau dipimjamkan. Jadi, bisa segera pasar hewan bisa segera dioperasionalkan," tandasnya.

Dikatakannya, keberadaan pasar hewan secara langsung juga bakal membantu meningkatkan usaha pengembangan ternak sapi bagi warga Banjar terutama warga sekitar. Pasalnya pasti bakal muncul potensi ekonomi mikro yang dapat menjadi peluang usaha baru.

"Tentunya memudahkan para peternak dalam hal menjual sapinya. Bagi pembeli sapi juga termudahkan karena ada tempat khusus sehingga dapat memilih ternak secara mudah dan sekaligus bertransaksi di tempat," kata Dondit.

Meski Mahal, Antrean Pembeli Masker dan Cairan Antiseptik di Banjarmasin Tetap Mengular

Disdik Banjarbaru Belum Liburkan Siswa, Cegah Corona Guru dan Siswa Diminta Kurangi Kontak Fisik

Dinkes Banjarmasin Sebut masih ada 12 ODP Suspect Corona, 22 Orang Dinyatakan Sehat

Pemerintah daerah pun juga bakal mendapatkan manfaat ekonomi yakni mendapatkan sumber baru pendapatan asli daerah (PAD). "Kalau pasar hewan ada, kami bisa memberlakukan retribusi dari penerbitan surat keterangan kepemilikan sapi," pungkasnya.

Kalangan warga Banjar menyambut positif rencana pengoperasionalan pasar hewan tersebut. "Ya mudahan saja bisa segera terwujud. Enak juga kalau di Banjar ada pasar hewan seperti yang ada di Tala. Enak memilih sapi karena banyak pilihan sehingga harga tentunya lebih transparan," ucap Darsani, warga Martapura.(banjarmasinpost.co.id /roy)

Penulis: Idda Royani
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved