Berita Kalteng

16 Orang PDP Covid-19 Diisolasi di Dua RS di Kalteng, Gubernur Siapkan Dana Rp 50 Miliar

16 Orang PDP Covid-19 Diisolasi di Dua RS di Kalteng, Gubernur Siapkan Dana Rp 50 Miliar

16 Orang PDP Covid-19 Diisolasi di Dua RS di Kalteng,  Gubernur  Siapkan Dana Rp 50 Miliar
BANJARMASINPOST.CO.ID/FATURAHMAN
Gubernur Kalteng, H Sugianto Sabran 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, membentuk gugus tugas pencegahan Covid-19 untuk mengantisipasi virus tersebut tidak menyebar di Kalimantan Tengah danmenetapkan status siaga darurat dengan menggelontor anggaran hingga Rp 50 miliar.

Informasi terhimpun dari Kepala Dinas Kominfo Kalteng, Agus Djunaedi, Rabu (18/3/2020) pukul 08.00 wib pagi, jumlah pasien dengan status pasien dengan pengawasan (PDP) mencapai 16 orang.

RS Doris Sylvanus sebanyak 12 orang dan RS Imanuddin Pangkalanbun mencapai 4 orang.

Sedangkan jumlah pasien awal yang pernah dirawat dengan status PDP dan diisolasi di rumah sakit mencapai 33 orang (17 org negatif dipulangkan (ODP) dan 16 orang masih menunggu hasil laboratorium).

Tagihan Orangtua Cita Citata untuk Roy Geurts, Diminta Segera Nikahi Sahabat Iis Dahlia Itu

Pasien Ulin 6 yang Meninggal Dunia adalah ASN Berstatus PDP Covid-19, ke Jogja Ikut Kegiatan ini

Bolehkah Orang Positif Virus Corona Ikut Salat Jumat? Ini Penjelasan Terkait Fatwa MUI Soal Covid-19

Kepala Dinas Kesehatan Kalteng, Suyuti Syamsul, menyebutkan, semua sampel PDP Covid-19 tersebut hingga saat ini belum ada yang positif.

Pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium di Labkes Jakarta.

Menurut Suyuti, pihaknya terus memantau pasien dengan status PDP yang masih dirawat di dua rumah sakit tersebut.

"Kita berharap tentunya jangan sampai ada pasien PDP yang positif terjangkit, dan harapannya yang saat ini berstatus PDP negatif sehingga dipulangkan ke rumah dengan status orang dengan pengawasan (ODP).

Sementara itu, Gubernur H Sugianto Sabran, menetapkan status siaga darurat Covid-19 untuk Provinsi Kalteng, sehinga proses belajar mengajar di sekolah akan dialihkan ke rumah masing-masing menggunakan secara online dengan bimbingan guru.

Gubernur Sugianto telah membentuk gugus tugas pencegahan Covid-19 yang ketuanya dipercayakan kepada Leonard S Ampung (Kadisperkim Kalteng).

"Kami juga menyiapkan anggaran untuk status Siaga Darurat dalam penanganan Covid-19, dengan dana hingga mencapai Rp 50 miliar. Dana itu termasuk untuk penyediaan sembako jika memang diperlukan," ujarnya.

banjarmasinpost.co.id / faturahman

Penulis: Fathurahman
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved