Wabah Virus Corona

Jokowi Minta Karyawan Kerja di Rumah, 5 Pejabat PDAM Cianjur Ini Malah Pelesir ke Eropa, Ada Apa?

lima pejabat PDAM Tirta Mukti Cianjur, Jawa Barat malah bepergian ke luar negeri, tepatnya ke Eropa sejak 10 Maret 2020.

KOMPAS.COM/FIRMAN TAUFIQURRAHMAN
Lima pejabat PDAM Tirta Mukti Cianjur, Jawa Barat. melakukan perjalanan ke Eropa di tengah wabah cirus corona atau Covid-19 saat ini. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, CIANJUR – Presiden Jokowi ingin masyarakat Indonesia mencegah penyebaran virus corona di Tanah Air.

Menurut Jokowi, agar masyarakat fokus melakukan kegiatannya di dalam rumah saja. Mulai dari ibadah, belajar, hingga bekerja.

Namun, anehnya lima pejabat PDAM Tirta Mukti Cianjur, Jawa Barat malah bepergian ke luar negeri, tepatnya ke Eropa sejak 10 Maret 2020.

Mereka pelesir di tengah wabah virus corona atau Covid-19 yang sudah jadi pandemi global menurut WHO. Serta di tengah imbauan untuk tidak bepergian ke luar negeri dan menghindari keramaian.

BREAKING NEWS - China Umumkan Obat Virus Corona, Ternyata Obat Flu dari Jepang, Ini Mereknya

Diprotes karena Blokir Artikel Soal Pandemi Virus Corona, Facebook Ngaku karena Ulah Robot

Kabar Duka Disampaikan Ganjar Pranowo, Satu Orang Positif Covid-19 Solo Meninggal Rabu Sore

Ganasnya Virus Corona, Penderita Sebut Rasa Sakit Covid-19 bak Bertinju dengan Mike Tyson 5 Ronde

Informasi yang didapat Kompas.com dari internal BUMD Pemkab Cianjur itu, kelima pejabat dimaksud, yakni direktur utama, direktur umum, kepala sub bagian kas, dan kepala bagian produksi bersama seorang stafnya.

Pelaksana harian Direktur Utama PDAM Tirta Mukti Cianjur Syamsul Hadi mengatakan, kelimanya berangkat sepaket atau bersama-sama dalam satu rombongan.

“Awalnya akan berangkat umrah, dan itu sudah jauh-jauh hari direncanakan, malah tadinya mau berangkat pada 5 Maret lalu. Namun, jadinya pada 10 Maret 2020,” kata Syamsul saat dikonfirmasi Kompas.com di ruang kerjanya, Rabu (18/3/2020).

Disebutkan, kelimanya memanfaatkan cuti tahunan selama 14 hari untuk bepergian ke luar negeri.

“Mungkin, karena ibadah umrah kan sekarang dihentikan dulu sama Pemerintah Arab Saudi, jadinya agenda mereka oleh pihak travelnya dialihkan ke Eropa,” ucap dia.

“Tapi, itu kan hanya dugaan-dugaan yah, karena saya sendiri sebenarnya tidak tahu agenda mereka di Eropa itu apa, karena memang kapasitasnya urusan pribadi,” sebut Syamsul.

Halaman
12
Editor: Didik Trio
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved