Berita Balangan

Korban Tindak Asusila di Bawah Umur Didampingi DPPPA Balangan Konseling ke Psikolog

Korban Tindak Asusila di Bawah Umur Didampingi DPPPA Balangan Konseling ke Psikolog

polres balangan
Pelaku tindak pencabulan anak di bawah umur, JO (41) diamankan oleh Polsek Batumandi, Balangan 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PARINGIN – Menindaklanjuti adanya kasus pencabulan terhadap anak di Kabupaten Balangan, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Kabupaten Balangan berencana membawa korban untuk terapi psikologis.

Dua korban tindak pencabulan di bawah umur, yakni bocah perempuan usia 8 tahun di Kecamatan Halong dan 11 tahun warga Kecamatan Batumandi telah dirangkul oleh pihak dinas.

Dinas PPPA Kabupaten Balangan melakukan pendampingan kepada dua korban tersebut.

Kabid Perlindungan Wanita dan Anak, DPPPA Balangan, Mulidiah menyampaikan, jika pihaknya melakukan pendampingan termasuk akan melakukan konseling ke psikolog.

Harga Baju Dalaman Nagita Slavina Disorot, Pakaian Istri Raffi Ahmad Dibandingkan Baju Kondangan

Pasien Ulin 6 yang Meninggal Dunia adalah ASN Berstatus PDP Covid-19, ke Jogja Ikut Kegiatan ini

Update Rabu (18/3), 11 Negara dengan Kasus Virus Corona Terbanyak di Dunia, Bagaimana Indonesia?

Alasan Sebenarnya Kekasih Adly Fairuz, Angbeen Rishi Laporkan sang Ibu ke Polisi, Ini Katanya

Kedua anak tersebut akan dibawa ke dokter psikolog di Tanjung, Tabalong untuk melakukan terapi mental.

"Rencananya, keduanya akan kami bawa ke psikolog untuk terapi penyembuhan," ucap Maulidah.

Saat ini, pihaknya juga telah melaporkan penangan tersebut ke Polres Balangan.

Sementara kedua anak yang menjadi korban pencabulan berada pada pihak keluarga.

Penanganan kasus pencabulan juga berfokus pada pendataan keluarga korban.

Namun pada korban di Kecamatan Halong, pihaknya mengakui belum mengetahui orangtua perempuan kandung.

Sementara pelaku, yakni ayah korban yang ditahan di Mako Polres Balangan tutup mulut untuk menginformasikan.

"Kami sedang berusaha juga untuk membantu pembuatan akta untuk korban yang di Halong. Karena dia hendak disekolahkan lagi," ucap Maulidah.

Sebagaimana diketahui, pada kasus pencabulan anak di bawah umur di Kecamatan Halong, korban merupakan anak kandung dari tersangka yang sudah lama bercerai dengan istrinya.

(Banjarmasinpost.co.id/isti rohayanti)

Penulis: Isti Rohayanti
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved