Berita Kalteng

Pencegahan Corona, Borneo Orangutan Survival Tutup Kunjungan Tamu ke Nyaru Menteng Palangkaraya

Pencegahan Corona, Borneo Orangutan Survival Tutup Kunjungan Tamu ke Nyaru Menteng Palangkaraya

Pencegahan Corona, Borneo Orangutan Survival Tutup Kunjungan Tamu ke Nyaru Menteng Palangkaraya
Yayasan BOSF
yayasan BOS untuk sementara pusat infornasi Yayasan BOS di Nyaru Menteng Palangkaraya ditutup untuk umum 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Yayasan Borneo Orangutan Survival (BOSF) sementara menutup kunjungan tamu untuk Pusat Rehabilitasi Nyaru Menteng Palangkaraya, sejak Selasa (17/3/2020).

Beberapa warga yang ingin berkunjung ke kawasan tersebut mengaku sejak kemarin lokasi rehabilitasi orangutan tersebut sudah tidak dibuka lagi, karena dampak virus corona yang semakin meluas, akses pengunjung ditutup.

"Ya, sejak kemarin pusat informasi Nyaru Menteng ditutup, kami tidak bisa masuk ke lokasi untuk melihat orangutan bergelantungan seperti dulu, karena lokasi pusat rehabilitasi Nyaru Menteng yang biasa dipakai melihat orangutan dari kaca sementara ditutup," ujar Fahmi warga Palangkaraya, Rabu (18/3/2020).

Satu Pasien Suspect Virus Corona di RSUD Ulin Banjarmasin Meninggal, Gejala Pneumonia dan Diabetes

Pasien Ulin 6 yang Meninggal Dunia adalah ASN Berstatus PDP Covid-19, ke Jogja Ikut Kegiatan ini

Inilah Identitas Pasien Pertama Terima Suntikan Vaksin Virus Corona, Ternyata Bukan Orang Sembarang

Penutupan kawasan tersebut upaya menghindari penularan Covid-19 yang makin meluas di Indonesia.

Pihak yayasan mengambil kebijakan untuk sementara waktu menutup akses masuk masyarakat ke lokasi tersebut.

Bukan hanya itu, untuk mencegah penyebaran virus mematikan tersebut, pengelola menyiapkan ruang karantina untuk hewan dilindungi tersebut.

Humas Yayasan BOS, Hermansyah, Rabu (18/3/2020) membenarkan, pihaknya sementara menutup akses masyarakat untuk berkunjung ke lokasi tersebut.

"Untuk sementara akses masuk masyarakat ditutup, untuk mencegah penularan Covid-19, kami konsen menjaga orangutan dari serangan virus tersebut, untuk sementara ini belum ada orangutan yang tertular," ujarnya.

Dikatakan dia, saat ini pihaknya sedang merehabilitasi sebanyak 314 orangutan.

"Saat ini orangutan yang kami tangani aman saja, termasuk petugasnya semuanya masih aman dari serangan virus corona," ujarnya.

banjarmasinpost.co.id / faturahman

Penulis: Fathurahman
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved