Berita Banjarmasin

VIDEO SMPN 1 Banjarmasin Tetap Laksanakan Ulangan Harian, Meski Diberlakukan Pembelajaran di Rumah

Lengang, itulah yang nampak di lingkungan SMPN 1 Banjarmasin, Jalan Mulawarman, Kecamatan Banjarmasin Tengah, Kalimantan Selatan (Kalsel

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Lengang, itulah yang nampak di lingkungan SMPN 1 Banjarmasin, Jalan Mulawarman, Kecamatan Banjarmasin Tengah, Kalimantan Selatan (Kalsel), Rabu (18/3/2020).

Tak satu pun terlihat seorang siswa seliweran di teras atau lapangan sekolah, itu merupakan suasana hari pertama atas diberlakukannya pembelajaran jarak jauh.

Namun, meski para siswa tidak ada di sekolah, tidak menghambat pelaksanaan ulangan harian dengan cara jarak jauh atau sistem online.

Mengenai ulang harian menggunakan model jarak jauh atau daring atau online, dibenarkan seorang guru SMPN 1 Banjarmasin, Sunardi. 

"Iya, dan Alhamdulillah hasilnya saat siang sudah bisa terlihat di sistem," ungkap Sunardi kepada Banjarmasinpost.co.id.

Pasien Ulin 6 yang Meninggal Dunia adalah ASN Berstatus PDP Covid-19, ke Jogja Ikut Kegiatan ini

VIDEO Baznas Kabupaten Hulu Sungai Utara Salurkan Dana ZIS Program HSU Makmur dan Program HSU Cerdas

SMPN 1 Banjarbaru Siap Laksanakan Sistem Belajar di Rumah

VIDEO Bawaslu Banjarbaru Sosialisasikan Penyelesaian Sengketa Pemilihan 2020

Bawaslu Banjarbaru Sosialisasikan Penyelesaian Sengketa Pemilihan 2020

Sunardi juga menjelaskan alasannya memilih pelaksanaan ulangan harian melalui jarak jauh, menyusul kebijakan Pemko Banjarmasin dalam upaya pencegahan penyebaran virus corona.

Dia kemudian menemukan sebuah program CNS Mode dan memanfaatkannya sebagai media pelaksanaan ulangan harian.

"Sebetulnya program seperti ini banyak. Kenapa saya memilih CNS Mode. Karena selain gratis, kita juga bisa melihat langsung hasil ulangan anak didik," jelasnya.

Disinggung mengenai kemungkinan sejumlah siswa melakukan 'open book' saat menjawab soal, Sunardi mengaku sebetulnya ia sudah mengantisipasi hal itu.

Di antaranya, memberikan durasi waktu yang singkat atau 45 menit untuk menjawab soal ulangan harian, sehingga para siswa tidak mendapatkan kesempatan melakukannya.

"Peluang itu tentu ada. Tapi saya tetap menekankan kepada anak didik agar mengerjakan soal-soal tersebut seperti ulangan sesungguhnya. Artinya, jangan membuka buku atau melakukan yang tidak baik lainnya. Meskipun, saya juga telah meminimalisasinya dengan pemberian durasi waktu yang singkat, " tutupnya. (Banjarmasinpost.co.id/Ahmad Rizki Abdul Gani)

Penulis: Ahmad Rizky Abdul Gani
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved