Berita Internasional

Benarkah Obat Flu Ini Bisa Sembuhkan Virus Corona? Ini Hasil Uji Klinis 340 Pasien Covid-19 di Wuhan

Baru-baru ini, Otoritas kesehatan di China menyatakan, obat flu asal Jepang untuk mengobati flu efektif dalam mengatasi Virus Corona atau Covid-19.

Shutterstock
Ilustrasi obat, obat-obatan 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Baru-baru ini, Otoritas kesehatan di China menyatakan, obat flu asal Jepang untuk mengobati flu efektif dalam mengatasi Virus Corona atau Covid-19.

Pejabat di kementerian teknologi dan sains China, Zhang Xinmin menuturkan, Favipiravir, obat yang dikembangkan Fujifilm, menunjukkan hasil positif untuk Virus Corona.

Hasil itu didapatkan setelah China menggelar uji coba klinis terhadap 340 pasien Covid-19 yang berasal dari Kota Wuhan serta Shenzhen.

"Tingkat keamanannya terbukti tinggi, dan jelas efektif untuk digunakan," ucap Zhang mengomentari obat Jepang itu pada Selasa (17/3/2020).

Yuni Shara Khawatirkan Kondisi Krisdayanti yang Liburan ke Luar Negeri Saat Wabah Virus Corona

Maia Estianty Putuskan Berpisah dari Irwan Mussry demi Cegah Corona, Ibu Al El Dul Ungkap Ini

Perubahan Wajah Via Vallen Jadi Sorotan Lagi, Lihat Foto si Pedangdut Bareng Bos ANTV Otis Hahijary

Ciri Orang yang Lebih Kebal Virus Corona Berdasarkan Golongan Darah Diungkap Peneliti China

Dilansir The Guardian Rabu (18/3/2020), pasien yang mendapat obat flu di Shenzhen menunjukkan hasil negatif rata-rata empat hari sejak dinyatakan positif.

Dilaporkan NHK, hasil itu kemudian dibandingkan dengan pasien yang tidak mendaapt favipiravir, di mana mereka baru negatif 11 hari setelah didiagnosa tertular.

Hasil Sinar X juga memperlihatkan adanya peningkatan pada kondisi paru-paru sekitar 91 persen. Berbanding 62 persen tanpa favipiravir.

Fujifilm Toyama Chemical, pabrikan pembuat obat flu dengan nama lain Avigan tidak berkomentar soal klaim bahwa obat mereka efektif mengatasi virus corona.

Dampak dari komentar Zhang, saham perusahaan itu dilaporkan menguat 14,7 persen, dan ditutup setelah berada di angka 5.207 yen.

Saham Fujifilm dikabarkan sempat berada di titik tertinggi, yakni 5.238 yenk sejak ucapan pejabat China itu menjadi viral.

Halaman
1234
Editor: Murhan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved