Berita Tabalong

Masih Ada Penjagal Tak Mau Gunakan Rumah Potong Hewan di Mabuun Kabupaten Tabalong

Rumah Potong Hewan (RPH) di Kelurahan Mabuun, Kecamatan Murung Pudak, Kabupaten Tabalong, Kalsel, masih terus beroperasi.

BANJARMASINPOST.CO.ID/RENI KURNIAWATI
Bakhrani, pengelola Rumah Potong Hewan (RPH) di Mabuun, Kabupaten Tabalong, Kalsel, memperlihatkan fasilitas yang ada, Kamis (19/3/2020). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNGRumah Potong Hewan (RPH) di Kelurahan Mabuun, Kecamatan Murung Pudak, Kabupaten Tabalong, Kalsel, masih terus beroperasi.

Namun, seperti diungkapkan Bakhrani pengelola RPH, hingga saat ini masih ada penjagal yang berada dekat dengan RPH namun tidak melakukan pemotongan sapi di RPH.

Sedangkan retribusi di RPH, sebesar Rp 15.000.

Selain tidak maksimalnya pendapatan untuk daerah, jika masih ada penjagal yang tidak melakukan penyembelihan di RPH, juga terdapat beberapa kerugian lain.

Maia Estianty Putuskan Berpisah dari Irwan Mussry demi Cegah Corona, Ibu Al El Dul Isolasi Diri

Lahir di Wuhan Lalu Menyebar ke 150 Negara, Virus Corona Ternyata Bukan Rekayasa Genetika, Buktinya?

Dinas PUPR Kalsel Lakukan Pemeliharaan Berkala Saluran Pembuang di Haruyan Dayak

Komisi III DPRD Banjarbaru Periksa Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja di TPA Gunung Kupang

Masuk Masa Panen, Bulog Kalsel Jamin Stok Beras dan Bahan Pokok Tercukupi Hingga 5 Bulan

“Jika di luar RPH, kami tidak bertanggung jawab jika ada hewan yang menderita penyakit karena tidak melalui pemeriksaan kesehatan terlebih dulu,” ujarnya.

Di luar RPH, limbah sisa pembuangan penyembelihan juga entah dibuang kemana.

Berbeda jika dilakukan di RPH, terdapat Installasi Pengolahan Air Limbah (IPAL).

Untuk mengatasi hal tersebut RPH terus berusaha untuk melakukan sosialisasi terhadap para penjagal yang masih belum melakukan penyembelihan sapi di RPH.

“Kami juga akan melakukan pertemun dengan para penjagal yang masih belum mau menyembelih di RPH, ingin mennanyakan alasan dan mencari jalan keluarnya,” ujarnya. (Banjarmasinpost.co.id/Reni Kurniawati)

Penulis: Reni Kurnia Wati
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved