Ekonomi dan Bisnis

Masuk Masa Panen, Bulog Kalsel Jamin Stok Beras dan Bahan Pokok Tercukupi Hingga 5 Bulan

Masuk Masa Panen, Bulog Kalsel Jamin Stok Beras dan Bahan Pokok Tercukupi Hingga 5 Bulan

Masuk Masa Panen, Bulog Kalsel Jamin Stok Beras dan Bahan Pokok Tercukupi Hingga 5 Bulan
banjarmasinpost.co.id/mariana
Kepala Perum Bulog Divre Kalsel, Arif Mandu (kiri) dan Danrem 101/Antasari Kolonel Infanteri M Syech Ismed (kanan) melakukan peninjauan stok bahan pokok di gudang Bulog Kalsel. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Tumpukan karung beras yang cukup tinggi, tampak menghiasi gudang telaga biru Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) Divisi Regional (Divre) Kalimantan Selatan (Kalsel).

Beras-beras tersebut merupakan stok beras yang dimiliki Bulog Kalsel saat ini. Kepala Perum Bulog Divre Kalsel, Arif Mandu menyatakan, pasokan beras di Kalsel capai 16.000 ton.

"16.000 ton ini mencukupi untuk Puasa dan Lebaran bahkan lima bulan ke depan. Apalagi saat ini sudah masuk masa panen jadi tidak ada masalah untuk ketersediaan beras di Kalsel," jelasnya kepada Banjarmasinpost.co.id, Kamis (19/3/2020).

Bulog juga jamin ketersediaan bahan pokok lainnya, yakni ada minyak goreng sekitar 9.000 liter dan tambahan pergeseran stok dari Kalteng sebanyak 20.000 liter, serta daging sapi beku stoknya 10.000 kilogram.

Buron 7 Bulan dari Rutan, Pria Ini saat Akan Ditangkap Kabur dan Lakukan Perlawanan hingga Didor

Kebun Raya Banua di Banjarbaru Juga Ikutan Ditutup, Demi Cegah Penyebaran Corona

Maia Estianty Putuskan Berpisah dari Irwan Mussry demi Cegah Corona, Ibu Al El Dul Isolasi Diri

Ucapan Raffi Ahmad Bikin Syahnaz Tersinggung, Terjadi Saat Suami Nagita Slavina Gendong Zayn

"Untuk gula masih kosong saat ini, sudah kami ajukan 1.000 ton ke Bulog Pusat dan diharapkan masuk sebelum bulan Ramadan. Selain itu ada tepung terigu yang akan masuk pada 30 Maret sebanyak 17 ton dari Jawa tengah," paparnya.

Rata-rata penyaluran beras di Kalsel capai 2.500 ton per bulan. Bulog salurkan tiga jenis beras ke masyarakat yakni beras medium dibanderol Rp 8.600 per kilogram, beras premium Rp 12.000 per kilogram, dan beras fortivit Rp 20.000 per kilogram.

Terkait merebaknya pandemi corona, pihaknya mengimbau masyarakat sewajarnya dalam hal pembelian bahan poko atau tidak panic buying. Sebab stok dari Bulog diupayakan mencukupi terlebih memasuki bulan puasa.

SMPN 14 Banjarmasin Nyaris Terbakar, Penjaga Sekolah Lihat Kepulan Asap dari Atap dan Lakukan Ini

Cara Roger Danuarta Batasi Cut Meyriska Saat Virus Corona atau Covid -19 Mewabah

Link Update Jumlah Kasus Virus Corona atau Covid-19 di Dunia, China Terbanyak, Bagaimana Indonesia?

Dalam kesempatan itu, dilakukan peninjauan oleh Danrem 101/Antasari Kolonel Infanteri M Syech Ismed, beserta jajaran melihat situasi stok terkini dari gudang Bulog Kalsel.

"Kami berkoordinasi untuk wilayah Kalsel agar kebutuhan pokok terutama beras terpenuhi selama bulan Ramadan, terkait virus corona juga masyarakat tidak perlu resah karena semua bahan pokok stoknta aman terkecuali gula. Kami harapkan kelangkaan gula juga secepatnya bisa diatasi," pungkasnya. (banjarmasinpost.co.id/mariana)

Penulis: Mariana
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved