Kisah Pohon Raksasa Tua di Kapuas

Memori Pohon Ujung Murung Kapuas, Dulu Wadah Berteduh Pelajar Menunggu Getek Penyeberangan

Memori Pohon Ujung Murung Kapuas, Dulu Wadah Berteduh Pelajar Menunggu Getek Penyeberangan

Memori Pohon Ujung Murung Kapuas, Dulu Wadah Berteduh Pelajar Menunggu Getek Penyeberangan
BANJARMASINPOST.CO.ID/FADLY SETIA RAHMAN
Pohon Ujung Murung Kota Kualakapuas 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KUALAKAPUAS - Satu lagi dari sekian banyak memori tahun 70an dan 80an di kawasan Ujung Murung Kapuas.

Kawasan itu menjadi wadah berkumpulnya muda-mudi di kala itu.

Tumbangnya pohon raksasa di Ujung Murung, jadi perbincangan hangat warga Kota Kualakapuas akhir Januari lalu.

Baik secara langsung maupun di media sosial.

Kisah Pohon Raksasa Tua di Kapuas yang Disebut Simbol Kota, Konon Berusia Ratusan Tahun

Kala Transportasi Air Masih Jaya, Pohon Raksasa Ujung Murung Jadi Tanda Kapuas Sudah Dekat

Bukan tanpa alasan, karena banyak memori indah terkait kawasan teduh karena keberadaan pohon besar itu sejak lama.

Belasan hingga puluhan tahun lalu, kawasan itu ramai aktivitas masyarakat, baik bekerja hingga sekolah. Lokasinya di tepi sungai Kapuas Murung.

Dimana di sana adalah titik kumpul sebelum menyeberang menggunakan getek atau perahu dan kini feri penyeberangan yang ada tak jauh dari lokasi tersebut.

Baik tujuan ke Anjir, Mambulau, atau Pulau Kupang di waktu dulu bahkan hingga sekarang meski tak seramai dulu.

Bisa juga dijadikan warga tempat santai dan berteduh karena hawa di sekitar lokasi memang sejuk bahkan saat siang hari yang terik. Sejuk karena keberadaan pohon raksasa itu.

"Dulunya tempat itu, wadah berteduh para pelajar yang pulang sekolah menunggu getek penyeberangan, kini tinggal kenangan," ujar Hayati, warga Kapuas.

(Banjarmasinpost.co.id/ady)

Penulis: Fadly Setia Rahman
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved