Berita Batola

Rp 20 Miliar untuk Pembangunan Jembatan Mandastana Batola, Tes PDA Tiang Pancang Terkendala

Rp 20 Miliar untuk Pembangunan Jembatan Mandastana Batola, Tes PDA Tiang Pancang Terkendala

banjarmasinpost.co.id/edi nugroho
Pembongkaran Jembatan Mandasatana di Desa Bangkit Baru, Kecamatan Mandastana, Kabupaten Batola yang runtuh beberapa waktu lalu. Saat ini reruntuhan jembatan Mandasatna telah dibersihkan. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARABAHAN - JIKA tak ada aral, Pemkab Batola akan membangun kembali Jembatan Mandasatana di Desa Bangkit Baru, Kecamatan Mandastana, Kabupaten Batola yang runtuh pada 17 Agustus 2017 silam.

“Iya jembatan Mandastana sudah selesai diruntuhkan. Rencana akan dibangun pada 2021 dengan dana APBD murni sebanyak Rp20 miliar” kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Batola, Saberi Thannor, Rabu (18/3/2020).

Menurut Saberi, permintaan Kementrian PUPR ada Pile Driving Analyzer (PDA) test atau salah satu pengujian pada pekerjaan pondasi tiang (pancang maupun bor) dari tim ahli struktur dari Universitas Lambung Mangkurat dan Surabaya, dengan catatan tiang pancang itu baru tiga bulan dibangun.

FAKTA Bayi Kembar Ditemukan di Samping Bak Sampah, Sambil Ketakutan Sang Ibu Sempat Menyusui Anaknya

Lahir di Wuhan Lalu Menyebar ke 150 Negara, Virus Corona Ternyata Bukan Rekayasa Genetika, Buktinya?

Aksi Syahrini Karantina Diri Terkait Virus Corona, Istri Reino Barack Malah Pamer Foto Helikopter

“Tim dari ULM dan Surabaya itu kaget karena tiang pancang Jembatan Mandastana yang roboh itu sudah lima tahun,” katanya.

Dipaparkannya, takutnya jika dipaksakan ada tes PDA, maka kepala tiang pancang itu bisa pecah sehingga untuk test PDA masih didiskusikan.

Biaya test PDA itu lumayan besar, yakni Rp 5 sampai Rp 10 juta sekali test.

“Jadi untuk test PDA masih kita diskusikan. Kita masih menunggu tim ahli dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) untuk rencana tes PDA tiang pancang Jembatan Mandastana ini,” katanya.

Saberi memastikan posisi Jembatan Mandatana yang amblas itu tidak dipakai.

Ada fondasi bentang ukuran 20 meter dan 20 meter Kemungkinan struktur atas jembatan akan digani jembatan rangka baja ukuran 40 meter.

“Dengan ukuran 40 meter, maka fondasi berat dan bentang lebar,:” katanya.

(Banjarmasinpost.co.ide/edi nugroho)

Penulis: Edi Nugroho
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved