Breaking News:

Wabah Virus Corona

Tak Puas Hanya Pejabat, Jokowi Perintahkan Tes Massal untuk Hambat Penyebaran Virus Corona

Tak Puas Hanya Pejabat, Jokowi Perintahkan Tes Massal untuk Hambat Penyebaran Virus Corona

Youtube KompasTV
Presiden Joko Widodo (Jokowi) memerintahkan untuk dilakukan tes massal terkait virus Corona atau Covid-19. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Setelah memerintahkan pejabat negara lakukan tes kesehatan, Presiden Joko Widodo (Jokwoi) memerintahkan untuk dilakukan tes massal terkait virus Corona atau Covid-19.

Tes massal ini, menurut Jokowi melibatkan seluruh instansi pemerintah, TNI, Polri BUMN dan semua lembaga negara dan swasta.

Perintah Jokowi itu disampaikan saat memberikan pengantar pada Ratas melalui daring membahas Laporan Tim Gugus Tugas Covid-19 di Istana Merdeka, Provinsi DKI Jakarta, Kamis (19/3/2020).

“Saya minta alat-alat rapid tes terus diperbanyak, juga memperbanyak tempat-tempat untuk melakukan tes dan melibatkan rumah sakit, baik pemerintah, milik BUMN, Pemda, rumah sakit milik TNI dan POLRI, dan swasta, dan lembaga-lembaga riset dan pendidikan tinggi yang mendapatkan rekomendasi dari Kementerian Kesehatan,” ujar Jokowi dikutip dari laman resmi Setkab.

Kabar Terbaru Anak Angkat Cristiano Ronaldo, Martunis Siapkan Rumah di Kampung Halaman Sang Bintang

Lahir di Wuhan Lalu Menyebar ke 150 Negara, Virus Corona Ternyata Bukan Rekayasa Genetika, Buktinya?

Maia Estianty Putuskan Berpisah dari Irwan Mussry demi Cegah Corona, Ibu Al El Dul Ungkap Ini

Penumpang Protes, Suhu Tubuh Tak Dicek saat Tiba, Ternyata Ada Alat Baru di Bandara Syamsuddin Noor

Ia menambahkan bahwa hal ini penting sekali, terkait dengan hasil rapid test ini apakah dengan karantina mandiri/self isolation ataupun memerlukan layanan rumah sakit dengan protokol kesehatan dapat dijelaskan.

Kepala Negara juga meminta untuk disiapkan rencana kontijensi kesiapan pelayanan rumah sakit baik rumah sakit rujukan yang sudah ditetapkan juga mobilisasi rumah sakit yang lain, baik milik BUMN, TNI-POLRI, rumah sakit swasta dan juga rumah sakit darurat apabila diperlukan.

“Dan jika diperlukan juga bisa memanfaatkan Wisma Atlet di Kemayoran. Ini kapasitasnya cukup besar, kalau enggak keliru 15.000 dan hotel BUMN yang juga bisa dipakai,” ujar Presiden.

Kemudian, Presiden juga menyampaikan rencana kontijensi lain yang harus disiapkan sampai di daerah.

“Termasuk percepatan pembangunan rumah sakit di Pulau Galang di Kepulauan Riau,” imbuh Presiden.

Dikutip dari akun twitter Sekretariat Kabinet, berikut pokok-pokok pengantar yang disampaikan Jokowi:

Halaman
1234
Editor: Didik Triomarsidi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved