Berita Banjarbaru

VIDEO Demi Mengantisipasi Corona, Dishut Kalsel Rela Kehilangan Rp 100 Juta Atas Penutupan Tahura

Demi Mengantisipasi Corona, Dishut Kalsel Rela Kehilangan Rp 100 Juta Atas Penutupan Tahura

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Mengatisipasi penyebaran Virus Corona atau Covid-19 ke Kalsel, Dinas Kehutanan mengatisipasi dengan menutup areal wisata yang banyak dikunjungi orang, salah satunya Tahura Sultan Adam.

Dengan ditutupnya Tahura, Dinas Kehutanan punya konsekuensi kehilangan potensi pendapatan yang cukup banyak.

Dari catatan dengan ditutup sementara ekowisata Taman Hutan Raya (Tahura) Sultan Adam, Mandiangin dan Bukit Batu, Sungai Luar berdampak pada hilangnya pendapatan daerah Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan sekitar Rp 80-100 juta.

Hal itu ditaksir dari kujungan perbulan melalui retribusi.

VIDEO Para Pahlawan Olahraga Kalsel Akan Mendapat Penghargaaan Bonus Tahun ini dari Pemerintah

VIDEO Antisipasi Covid-19, Pemkot Banjarmasin Semprot Disinfektan di Tiga Lokasi ini

Akan tetapi Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan Hanif Faisol Nurofiq sudah memonitornya.

"Tidak masalah kita kehilangan pendapatan, demi menjaga keselamatan warga Banua dari Covid-19," ujar Hanif Faisol Nurofiq, Rabu (18/3/2020).

Dia mengatakan, penutupan sementara Tahura Sultan Adam dan Bukit Batu tersebut menyikapi pandemi virus corona (Covid-19).

World Health Organization (WHO) mengimbau untuk mengurangi berkumpulnya orang-orang banyak di satu tempat.

Selain itu, lanjut Hanif, di Tahura Sultan Adam juga terdapat penangkaran binatang-binatang liar yang disinyalir mampu membawa virus corona tersebut.

“Penutupan mulai diberlakukan 16 Maret kemarin, Tahura Sultan Adam dan Sungai Luar untuk ekowisatanya kami tutup hingga 14 hari ke depan,” kata Hanif Faisol Nurofiq.

Selama penutupan sementara tersebut, lanjut Hanif, Dinas Kehutanan melakukan perbaikan sarana dan prasana serta melakukan disinfectant terhadap spot-spot yang dimungkinkan munculnya virus corona.

Selain melakukan penutupan, tim dari dinas peternakan melakukan disinfectant terhadap kandang-kandang dan semua bangunan yang ada di Mandiangin.

(banjarmasinpost.co.id /Nurholis Huda)

Penulis: Nurholis Huda
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved