Berita HSS

Wisata Tanuhi & Aquatic Center Loksado HSS Ditutup, Joki Bambu Rafting Diberi Penyuluhan Soal Corona

Menutup sementara Wisata Air Panas Tanuhi, di Desa Tanuhi Kecamatan Loksado, Kabupaten HSS sejak 17 Maret 2020 hingga 14 hari kedepannya.

Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata HSS
Wisata air panas Tanuhi di Kecamatan Loksado Kabupaten Hulu Sungai Selatan dan Cottage di sekitaranya yang ditutup sementara dalam rangka pencegahan penularan virus corona atau Covid-19. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN - Menyikapi status Siaga Darurat Bencana Virus Corona atau Covid-19, Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan menyatakan menutup sementara Wisata Air Panas Tanuhi, di Desa Tanuhi Kecamatan Loksado, Kabupaten HSS sejak 17 Maret 2020 hingga 14 hari kedepannya.

Selain objek wisata Tanuhi, fasilitas milik pemerintah lainya yang ditutup adalah cottage di sekitar Tanuhi serta kolam renang Aquatic Center di Desa Ganda, Kandangan.

Keputusan penutupan tersebut, diumumkan Bupati HSS H AChmad Fikry, saat Rapat Koordinasi Pembentukan Gugus Tugas Penanganan Covid-19, pada Selasa 17 Maret 2020.

Menurut Fikry, fasilitas yang ditutup tersebut, milik Pemkab HSS yang dan dikelola Pemkab HSS. Sedangkan wisata alam lainnya yang dikelola masyarakat, bupati meminta Dinas Pariwisata menyosialisasikan dan memberikan penyuluhan kepada masyarakat.

BREAKING NEWS - China Umumkan Obat Virus Corona, Ternyata Obat Flu dari Jepang, Ini Mereknya

Tangkal Corona dengan 7 Macam Jus Sehat Peningkat Imun Tubuh, Semua Buahnya Ada di Sekitar Kita

Antisipasi Corona RSUD Abdul Aziz Batola Siapkan Ruang Isolasi, Bupati: Tablik Akbar Dibatalkan

Dengan begitu, masyarakat bisa melakukan tindakan pencegahan, terutama terhadap orang asing yang berkunjung ke HSS, agar menelusuri asal-muasal negara serta jejak perjalannya.

“Semua dari kita adalah memberikan penyuluhan. Dengan pengetahuan yang sudah ada tentang covid-19, mari ajak keluarga dan lingkungan sekitar termasuk warga perdesaan, melakukan langkah antisipasi. Termasuk di kawasan pariwisata,”kata Fikry.

Sementara, menyikapi hal tersebut, Kepala Bidang Destinasi Wisata Dinas Pariwisata dan Olah Raga HSS, Moh Zakir Maulidi mengatakan,Rabu hari ini, pihaknya telah menyosialisasikan pentingnya melakukan pencegahan virus covid-19 ke kawasan Wisata alam Loksado.

“Sosialisasi ke pelaku jasa usaha pariwisata, meliputi pengelola penginapan. Termasuk ke pengelola wisata bamboo rafting dan joki-jokinya,” kata Zakir.

Dijelaskan, menurut keterangan sejumlah pengelola penginapan di Loksado, pada Maret ini tak ada wisatawan asing yang berkunjung ke Loksado.

"Beberapa ada yang sudah boking penginapan, tapi menunda untuk berwisata untuk sementara,” jelas Zakir lagi.

Halaman
12
Penulis: Hanani
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved