Berita Internasional

Angka Perceraian di China Melonjak Saat Virus Corona Mewabah, Diindikasi Imbas Kelamaan Dikarantina

Di tengah wabah Virus Corona atau Covid-19, angka perceraian di Wuhan, China mencapai ratusan di tengah wabah corona.

asiaone.com
ilustrasi pengantin 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Di tengah wabah Virus Corona atau Covid-19, angka perceraian di Wuhan, China mencapai ratusan di tengah wabah corona.

Bahkan, akibat tingginya angka perceraian ini petugas membatasi dengan jumlah khusus per hari.

Keadaan ini diduga karena terlalu lama karantina imbas Virus Corona membuat banyak pasutri di China yang bertengkar hingga bercerai.

Melansir dari Instagram World of Buzz pada Kamis, (19/03/2020), ternyata waktu karantina yang terlalu lama justru membuat angka perpisahan pasangan semakin tinggi.

Puasa & Idulfitri dalam Masa Darurat Virus Corona, BNPB Perpanjang Kondisi Darurat Jadi 91 Hari

Ekspresi Jijik Nagita Slavina Lihat Kemesraan Aurel & Atta Halilintar, Istri Raffi Ahmad Kata Ini

Fakta Tak Terduga Tingkat Kematian di Wuhan China Imbas Virus Corona, Bandingkan dengan Indonesia!

Bahkan, petugas setempat sampai kewalahan dengan panjangnya daftar perceraian.

Lu Shijun, manajer pencatatan pernikahan di Dazhou, Provinsi Sichuan, menceritakan ada 300 pasangan yang hendak bercerai sejak 24 Februari seperti dilansir dari Kompas.com.

"Jumlah pasangan yang bercerai melonjak jika dibandingkan sebelumnya (wabah menyebar)," kata Lu seperti dikutip Daily Mail Jumat (13/03).

Lu menerangkan, karena menghabiskan banyak waktu di rumah, mereka cenderung berdebat sengit dan secara terburu-buru memilih berpisah.

Faktor lainnya adalah karena lambatnya penanganan, buntut dari tutupnya kantor pemerintah selama sebulan di saat karantina berlangsung.

Tak hanya Dazhou, kantor pencatatan pernikahan di Xi'an, Provinsi Shaanxi, juga melaporkan tingginya pasangan yang ingin bercerai sejak dibuka pada 1 Maret.

Halaman
123
Editor: Murhan
Sumber: TribunNewsmaker
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved