Berita HST

Cegah Penularan Covid-19, Jam Besuk RSUD Damanhuri Ditiadakan, Penunggu Pasien Wajib Screening

Cegah Penularan Covid-19, Jam Besuk RSUD Damanhuri Ditiadakan, Penunggu Pasien Wajib Screening

BANJARMASINPOST.CO.ID/EKA PERTIWI
Direktur Rumah Sakit Haji Damanhuri (RSHD) Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kalsel, dr M Asnal, menjelaskan peniadaan jam besuk. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Mencegah penularan virus corona (covid 19), sebagian besar rumah sakit di Kalimantan selatan (Kalsel) meniadakan jam besuk.

Begitu pula, di RSUD H Damanhuri, Barabai.  Berdasarkan surat edaran nomor 445/413/RSUD/2020 yang ditandatangani oleh Direktur RSUD H Damanhuri, Barabai, dr M Asnal, jam besuk di rumah sakit ini ditiadakan.

Selain itu, pasien yang dalam kondisi rawat inap hanya boleh ditunggu oleh dua orang penunggu tetap dan dalam keadaan sehat tidak demam dan flu. Termasuk larangan penunggu pasien anak di bawah 12 tahun.

Bahkan, pengantar pasien poliklinik juga dibatasi menjadi satu orang saja.

Viral Video Tarian Erotis di Garut Bikin Heboh, Faktanya Ditonton Banyak Pria, MUI Beri Tanggapan

ODP Corona di HST Daftarnya Capai 47 Orang, 4 Diantaranya Pulang Umrah

Nasib Pilu Denada Tambunan Saat Singapura Terapkan Lockdown Karena Virus Corona (Covid-19)

Pengakuan Cita Citata Ditawari Mobil Harga Rp 5 Miliar untuk Lakukan Ini, Respon Kekasih Roy Geurts?

Penunggu pasien wajib diperiksa suhu tubuh atau thermal screening oleh petugas. Jika di atas 38 derajat celcius maka dilarang masuk area rumah sakit.

Wajib mencuci tangan enam langkah baik masuk maupun keluar rumah sakit.

Selain itu, pintu masuk juga diubah yakni di lobby utama pukul 07.30 hingga 14.30 Wita. Kemudian di samping IGD dari pukul 14.30 sampai 07.30 Wita hari berikutnya.

UPDATE Meninggal dalam Perawatan di RSUD Ulin, Pasien Ulin-6 Dipastikan Negatif Terinfeksi Covid-19

VIDEO Status Kalsel Kini Naik Menjadi Tanggap Darurat, Warga Provinsi Discreening di Perbatasan

Melihat Genangan Air di Halaman Ruko, Iin Mengira Kran Air Bocor Ternyata ini yang Hilang

"Ketentuan ini berlaku hingga 4 April mendatang. Ini sebagai bentuk upaya pecegahan penyebaran virus. Jadi dalam 14 hari pengunjung RS dibatasi," ujar Direktur RSHD, dr M Asnal. (banjarmasinpost.co.id/eka pertiwi)

Penulis: Eka Pertiwi
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved