Berita Regional

Juara Dunia Paralayang Indonesia Tewas saat Terbang di Parangtritis, Trauma di Leher, Dada & Kepala

Juara Dunia Paralayang Indonesia Tewas saat Terbang di Parangtritis, Trauma di Leher, Dada & Kepala

Juara Dunia Paralayang Indonesia Tewas saat Terbang di Parangtritis, Trauma di Leher, Dada & Kepala
Tagor Siagian/Lassak Imaji
Tim Nasional Paralayang Indonesia ke World Games Cali 2013, Kolombia; Letkol (Kes) Dr. Elisa Manueke, Lis Andriana dan Nanang Sunarya. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Atlet paralayang kebanggaan Indonesia, Elisa Samson Manueke, meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan saat latihan.

Mantan juara dunia paralayang itu menghembuskan nafas terakhirnya di Rumah Sakit Sardjito, Yogyakarta, Kamis (19/3/2020) malam.

Elisa Manueke meninggal setelah mengalami kecelakaan saat latihan terbang di kawasan Pantai Parangtritis, Yogyakarta, pada awal Maret 2020.

Atlet senior Indonesia itu sempat menjalani perawatan selama dua pekan setelah kecelakaan.

Seberapa Ampuh Avigan & Cloroquine Obati Pasien Virus Corona? Ini 7 Fakta Obat Andalan Jokowi Itu

Lahir Wuhan Jadi Pandemi Dunia, Ini 10 Kabar Baik dari Virus Corona yang Memberikan Secercah Harapan

Kisah Pilu Sisca Chaterine yang Batal Nikah Dimenit Terakhir, Rencana Setahun Pupus karena Corona

Godaan Agnez Mo untuk Raphael Maitimo, Eks Wijaya Saputra Ini Unggah Ulang Foto Kemesraannya

Bawa Selingkuhan ke Italia dan Bohong dengan Istri, Pria Ini Divonis Positif Corona, Begini Kisahnya

"Kronologisnya, saat itu beliau latihan paralayang. Setelah selesai berlatih, beliau ingin mencoba gantole," kata atlet paralayang nasional, Hening Paradigma.

"Tapi anginnya dalam kondisi cukup susah. Angin dari kiri cukup kencang. Ada turbolensi juga, sehingga kondsi kurang terkontrol," ungkap Hening dikutip Antara News.

"Dampak dari kecelakaan itu menyebabkan beliau trauma di bagian leher, dada, dan kepala.

"Beliau menjalani perawatan hingga meninggal dunia, Kamis (19/3/2020)," ungkap atlet peraih medali emas Asian Games 2018 tersebut.

Menurut Hening, gantole bagi Elisa Manueke bukan hal baru, karena sebelum paralayang berkembang, almarhum merupakan atlet gantole.

"Beliau itu merupakan atlet multitalent," kata Hening.

Halaman
12
Editor: Didik Trio
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved