Berita Dunia

Sepi saat Lockdown, Kawanan Gajah di China Ini Masuk Desa Lalu Mabuk-mabukan hingga Pingsan

Sepi saat Lockdown, Kawanan Gajah di China Ini Masuk Desa Lalu Mabuk-mabukan hingga Pingsan

Facebook Epicalyptic
Saat suasana sepi karena Lockdown, dua ekor gajah yang mabuk setelah minum anggur jagung ditemukan pingsan di kebun teh di provinsi Yunnan, China 

 BANJARMASINPOST.CO.ID - Suasana sepi di  China akibat kebijakan lockdown untuk menghentikan penularan virus corona justru dimanfaatkan sekawanan gajah berjumlah 14 ekor untuk masuk ke sebuah desa di Provinsi Yunnan.

Aktivitas gajah ini terungkap dari sebuah unggahan di Facebook dari halaman Epicalyptic, akun bernama Li Jin.

Kerumunan gajah itu rupanya mencari makanan seperti jagung atau makanan lain.

Namun mereka malah menemukan 30 liter minuman anggur jagung dan meminumnya sampai habis.

Korut Malah Tembakkan Rudal Saat Wabah Virus Corona, Korsel Bereaksi pada Negara Kim Jong Un Itu

Wonder Chiken Ditemukan di Belgia, Fosil Nenek Moyang Ayam Paling Awat dari Jamannya

Terdampak Corona, Garuda Indonesia Terancam Gagal Bayar Utang dan Lakukan Ini

700 Ribu Warga Indonesia Berisiko Terjangkit Virus Corona, Tes Covid-19 Bakal Digelar Secara Massal

Di suku Handiya, gajah memang terkenal pintar menemukan minuman yang mengandung alkohol.

Dua ekor gajah kemudian mabuk dan jatuh pingsan di sebuah perkebunan teh.

Tak lama, foto dua ekor gajah yang mabuk di kebun teh ini menjadi viral.

Akun pengguna Twitter bernama Parveen Kaswan pada Rabu (18/03/2020) lalu membagikan unggahan foto viral tersebut.

Dia adalah seorang ahli konservasi dan petugas Dinas Kehutanan India.

Saat itu desa yang ada di provinsi Yunnan sedang berada di dalam kondisi isolasi atau lockdown untuk menghentikan penularan virus corona.

Halaman
123
Editor: Hari Widodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved