Berita Kalteng

Kapuas Terapkan Merdeka Belajar pada Tingkat SD, Dinas Pendidikan Sudah Melakukan ini

Kapuas Terapkan Merdeka Belajar pada Tingkat SD, Dinas Pendidikan Sudah Melakukan ini

Kapuas Terapkan Merdeka Belajar pada Tingkat SD, Dinas Pendidikan Sudah Melakukan ini
dinas pendidikan kapuas
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas H Suwarno Muriyat saat berfoto bersama dengan Panitia Penyusunan Naskah Soal Ujian Sekolah SD/MI Kabupaten Kapuas Tahun Pelajaran 2019/2020, belum lama tadi. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KUALAKAPUAS - Program Merdeka Belajar Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia pada tahun ini mulai diterapkan pada tingkat Sekolah Dasar (SD) tak terkecuali untuk Kabupaten Kapuas.

Sebagai wujud penerapan Program Merdeka Belajar Dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas telah melakukan penyusunan naskah soal Ujian Sekolah (US) SD/MI tahun 2019/2020, sebagai indikator kelulusan siswa.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas H Suwarno Muriyat memberi penjelasan perihal itu.

"Pelaksanaan Program Merdeka Belajar pada tahun ini mulai diterapkan di SD dan pada tahun depan baru akan diikuti oleh SMP dan SMA," kata Suwarno, Minggu (22/3/2020).

Jadwal Tes SKB Ditunda Karena Virus Corona? Ini Penjelasan BKN, Ini Cara Cek Hasil Tes SKD CPNS 2019

Warga Kalsel Positif Corona Pasien RSUD Ulin, Berikut Indentitas dan Perjalannya Sebelum Terjangkit

Beda Tabiat Febby Rastanty & Natasha Wilona Diungkap Adik Verrell Bramasta, Ini Kata Athalla Naufal

Dilanjutkannya, pada semestinya dalam pelaksanaan Merdeka Belajar dalam US diserahkan ke masing-masing sekolah.

"Akan tetapi sesuai hasil kesepakatan bersama dengan seluruh Kepala UPTD yang ada di Kapuas maka untuk US dikoordinir oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas," ujarnya.

Setelah disepakati dengan seluruh Kepala UPTD se Kabupaten Kapuas ujian yang seyogyanya sudah diserahkan ke sekolah masing-masing dalam Program Merdeka Belajar pada tahun ini masih dikoordinir oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas.

Dengan soal yang disusun sedemikian rupa sehingga para siswa dapat benar-benar merdeka menjawab soal sesuai dengan kemampuannya.

"Lalu untuk pemanfaatan hasil tetap diserahkan ke sekolah masing-masing," lontarnya.

Adapun soal yang telah disusun antara lain Bahasa Indonesia, Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) dan PPKn.

"Dengan melibatkan guru sebanyak 28 orang saat penyusunan," pungkasnya.

(Banjarmasinpost.co.id/ady)

Penulis: Fadly Setia Rahman
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved