Wabah Virus Corona

Masker dan Hand Sanitizer Langka di Kalteng, RS Doris Sylvanus Palangkaraya Tiadakan Jam Besuk

Masker dan Hand Sanitizer Langka di Kalteng, RS Doris Sylvanus Palangkaraya Tiadakan Jam Besuk

Masker dan Hand Sanitizer Langka di Kalteng, RS Doris Sylvanus Palangkaraya Tiadakan Jam Besuk
Istimewa/RS Doris Sylvanus
Sosialisasi aturan pengetatan pengunjung Rumah Sakit Doris Sylvanus Palangkaraya, Kalteng. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Warga Kalimantan Tengah, hingga, Minggu (22/3/2020) mengeluhkan kekosongan penjualan masker dan hand sanitizer yang awalnya masih banyak dijual di sejumlah apotek maupun toko penjualan obat, namun saat ini barang tersebut sudah langka.

"Saya sudah cari ke sejumlah apotek dan toko obat juga tempat penjualan lainnya saat ini masker dan sanitizer sudah sangat sulit di cari, benda itu jadi langka, terutama setelah adanya pengumuman resmi ada dua pasien RS Doris Sylvanus yang positif Covid-19," ujar Wawan, warga Jalan Rajawali, Palangkaraya.

Keluhan kekosongan tersebut juga diungkapkan Didi warga Sampit, yang mengaku sudah sangat sulit mendapatkan masker dan Sanitizer saat ini.

RS Murjani Sampit Kotawaringin Timur Siapkan 4 Ruang Isolasi Pasien Virus Corona atau Covid-19

19 Hari Corona di Indonesia Merambah 17 Provinsi, Terbanyak ke-2 dengan Kematian Tertinggi di ASEAN

Diumumkan Hari Ini, Begini Cara Cek Hasil SKD CPNS 2019, Ingat! Jangan Dicari di Laman SSCN

Klorokuin yang Disebut Jokowi Ternyata Bukan untuk Virus Corona, tapi Obat Keras Peyembuh Penyakit

"Saya berharap polisi melakukan penyelidikan soal penjualan Masker dan Sanitizer, karena warga sedang memerlukan barangnya malah tidak ada," ujarnya.

Kekosongan tersebut setelah, adanya penetapan status tanggap darurat Covid-19 yang di Kalimantan Tengah yang telah diumumkan oleh Tim Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 di Kalimantan Tengah, terkait adanya dua orang pasien yang positif Covid-19 di Palangkaraya.

Pasien tersebut hingga, saat ini masih di rawat di Rumah Sakit Doris Sylvanus Palangkaraya, Kalimantan Tengah, untuk penanganan lebih jauh, sedangkan riwayat pasien melakukan kontak dengan pihak lain saat masih berada di rumah juga dilakukan pemeriksaan dan pengawasan oleh tim.

Sosialisasi aturan pengetatan pengunjung Rumah Sakit Doris Sylvanus Palangkaraya, Kalteng.
Sosialisasi aturan pengetatan pengunjung Rumah Sakit Doris Sylvanus Palangkaraya, Kalteng. (Istimewa/RS Doris Sylvanus)

Sementara itu, Wakil Direktur Rumah Sakit Doris Sylvanus Palangkaraya, Theodorus Saptaatmadja, mensosialisasikan kepada warga, saat ini pengawasan di RS Doris Sylvanus diperketat dalam rangka kesiapsiagaan resiko penyebaran Covid-19 , karena sudah ada pasien yang dirawat positif.

Pengawasan ketat tersebut diantaranya, jam besuk atau jam kunjung pasien ditiadakan, penunggu pasien rawat inap maksimal dua orang, anak dibawah umur 14 tahun dan lansia tidak diperbolehkan berkunjung dan menunggu pasien.

"Penunggu pasien wajid selalu cuci tangan dan pengantar rawat jalan hanya satu orang," ujarnya.

(banjarmasinpost.co.id/ faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved