Berita Kalteng

VIDEO RS Murjani akan Beli Alat Rontgen Portable, Siapkan Empat Ruang Isolasi Pasien Covid-19

RS MURJANI AKAN BELI ALAT RONTGEN PORTABLE, Siapkan Empat Ruang Isolasi Pasien Covid-19

BANJARMASINPOST.CO.ID, SAMPIT - Rumah Sakit Murjani, Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, mulai Minggu (22/3/2020) hari ini siap melayani pasien Covid-19 dengan menyiapkan empat ruang dengan enam belas tempat tidur ruang isolasi penanganan
Covid-19.

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Murjani Sampit merupakan satu dari empat rumah sakit rujukan untuk pasien Covid-19 di Kotim dan kabupaten lainnya yang ada di sekitarnya yang telah ditetapkan oleh Pemprov Kalteng dalam penanggulangan wabah virus corona di Kalteng tersebut.

Bupati Kotim, H Supian Hadi, melakukan pemeriksaan langsung kesiapan rumah sakit milik Pemkab Kotim tersebut dan melakukan rapat bersama manajemen rumah sakit untuk persiapan penanganan pasien Covid-19 tersebut sehingga dia menyatakan RS Murjani Sampit sudah siap melayani.

"Kami siapkan ada empat kamar dengan 16 tempat tidur dalam penanganan pasien Covid-19, jika memang masih belum cukup kami siapkan juga dibagian belakang rumah sakit ini , juga ada ruangan lainnya di ruang teratai jika ruang isolasi yang disiapkan sudah penuh," ujarnya.

Raffi Ahmad Tawar Cincin Ashanty yang Diberi Bung Karno, Suami Nagita Slavina Sebut Harga Fantastis

Beda Tabiat Febby Rastanty & Natasha Wilona Diungkap Adik Verrell Bramasta, Ini Kata Athalla Naufal

Satu Positif Corona di Kalsel, BBTKLPP Belum Bisa Uji Spesimen Karena Menunggu Ini

BREAKING NEWS - Seorang Warga Kalsel Positif Corona, Gubernur Kalsel Sebut 1 dari 5 Pasien PDP

Supian Hadi didampingi manajemen rumah sakit Murjani Sampit mengatakan, SDM tenaga medis RS Murjani juga siap untuk menangani pasien yang masuk."RS Murjani ini juga melayani pasien rujukan dari kabupaten yang ada di sekitar Kotim.Kami juga akan membeli ronsen portable 100 cc, karena yang ada tidak standard," ujarnya.

Dia juga menegaskan, untuk memasuki rumah sakit pihaknya juga menerapkan prosedur sesuai dengan protokol yang ditetapkan untuk penanganan pasien Covid-19." Untuk Petugas medis kami siapkan insentif tersendiri, besarannya akan dibicarakan nanti," ujarnya.

Sementara itu, data dari tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Provinsi Kalimantan tengah, melalui rilis, Sabtu (21/3/2020) sore menyebutkan, jumlah Orang Dengan Pemantauan (ODP) menjadi 146 orang, terbanyak dari Kabupaten Kotawaringin Barat sebanyak 38 orang.

"Untuk umlah Pasien Dengan Pengawasan sebanyak sebanyak 37 orang dengan progress 10 orang negatif COVID-19, 2 positif Covid-19 dan 25 orang pesien masih menunggu hasil laboratorium , karena sampel sudah dikirimkan ke laboratorium," ujar Kelapa Kominfo Kalteng, Agus Djuneadi. (banjarmasinpost.co.id / faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved