Berita Kalteng

Bakal Calon Bupati Kotawaringin Timur Pesimistis Pilkada 2020 Digelar Tepat Waktu Akibat Kondisi Ini

Bakal Calon Bupati Kotawaringin Timur Pesimistis Pilkada 2020 Digelar Tepat Waktu Akibat Kondisi Ini

Bakal Calon Bupati Kotawaringin Timur Pesimistis Pilkada 2020 Digelar Tepat Waktu Akibat Kondisi Ini
Istimewa
M Gumarang, (baju putih) Salah satu Bakal Calon Bupati Kotim, saat menyerahkan berkas pada salah satu partai politik di Kotim. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Merebaknya penderita Covid-19 yang terjadi di Indonesia, hingga ke Kalimantan Tengah, membuat Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat menunda tahapan -tahapan pelaksanaan Pemilu Kepala Daerah (Pilkada) setempat.

Ada beberapa tahapan yang terpaksa dilakukan penundaan untuk menghindari penyebaran Covid-19 tersebut oleh penyelenggara Pilkada, sehingga ini membuat bakal calon yang akan maju dalam Pilbup Kotim menjadi pesimistis pelaksanaannya tetap sesuai dengan jadwal yang ditetapkan.

Betapa tidak, saat ini, konsentrasi pemerintah terfokus pada penanganan korban dan penanggulangan Covid-19 yang saat ini sudah banyak memakan korban jiwa maupun yang tertular oleh virus Corona asal Wuhan yang mematikan tersebut.

Menhub Budi Karya Positif Corona, Bawahannya Mulai Berjatuhan, Salah Satunya Sosok di Dishub Jatim

Tak Selamanya Bawa Bencana, Virus Corona Ternyata Bawa Rezeki Nomplok Bagi Driver Ojol Gojek

Penumpang Positif Corona, Kru Pesawat Garuda Diisolasi, Ini Sosok Orang yang Positif Covid-19 Itu

Seramnya Wajah Ashanty Saat Isolasi Diri Disinggung Anang, Ayah Aurel Lakukan Ini Cegah Virus Corona

Beberapa bakal calon bupati dan wakil bupati dari kalangan partai maupun dari kalangan calon perorangan pun berkomentar terkait penundaan tahapan-tahapan Pilkada di Kalteng yang dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum tersebut.

"Saya sebagai bakal calon yang akan maju lewat jalur partai, merasa pesimistis pelaksanaan Pilbup Kotim dan Pilgub Kalteng tetap konsisten dilaksanakan tanggal 23-September 2020 mendatang," ujar M Gumarang salah satu Bakal Calon Bupati Kotim yang telah mendaftar dibeberapa partai ini, Senin (23/3/2020).

Dikatakan dia, saat ini yang utama dilakukan oleh pemerintah adalah urusan kemanusiaan, adalah masalah nyawa orang banyaj sehingga fokus pada penanggulangan Covid-19."Bagi saya tidak masalah jika ini untuk urusan kemanusiaan, karena itu lebih penting," ujarnya.

Sementara itu, Rahmadi, salah satu Bakal Calon Wakil Bupati Kotim yang berpasangan dengan Yoyo Sugeng, mengatakan, sebagai bakal calon bupati yang akan maju dalam Pilbup Kotim dari jalur perorangan atau independen menyerahkan pelaksanaan tahapan Pilbup Kotim kepada penyelenggara Pilkada."Saya serahkan kepada KPU untuk pelaksanaan tahapannya," ujarnya.

(banjarmasinpost.co.id / faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved