Kawasan Malioboro di Banjarbaru

Ini Kata Pengamat Tata Kota Terkait Karang Anyar sebagai Pusat Kuliner Banjarbaru bak Malioboro

Kawasan Jalan Karang Anyar, Kelurahan Loktabat Utara, Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan (Kalsel), bagaikan Maliboro Yogyakarta yang terhubung

Ini Kata Pengamat Tata Kota Terkait Karang Anyar sebagai Pusat Kuliner Banjarbaru bak Malioboro
ISTIMEWA
Pengamat tata kota, Hanny Maria 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Kawasan Jalan Karang Anyar, Kelurahan Loktabat Utara, Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan (Kalsel), terhubung dengan beberapa kawasan penting.

Menurut pengamat tata kota, Hanny Maria, kalau Maliboro di Yogyakarta dari segi lokasi memang terhubung dengan beberapa lokasi penting (landmark).

Apabila menyusuri Nalioboro Yogyakarta, ujungnya adalah alun-alun, keraton dan terhubung juga dengan stasiun dan tugu.

"Konsep awal sejarah Malioboro memang berdiri karena para pedagang yang tanpa sengaja berjualan di sepanjang jalan kerena arus turis ramai di jalan tersebut. Jadi konsepnya adalah koridor yang dijadikan pusat perdagangan dan jasa. Wisata, kan ada tiga yang penting, akses, fasilitas dan atraksi atau kelebihan yang dimiliki objek wisata tersebut. Nah, saat ini, Karang Anyar Banjarbaru, baru menuju persiapan kondisi tersebut," kata Hanny Maria.

Harus ada ciri khas identitas kota yang diangkat untuk koridor jalan tersebut dalam bentuk atraksi, baik sentra kuliner, pertunjukan seni atau street art dan sebagainya.

Selain akses yang memadai serta fasilitas, termasuk lokasi parkir yang harus disiapkan, harus dipikirkan konsep menyeluruh yang matang.

Seramnya Wajah Ashanty Saat Isolasi Diri Disinggung Anang, Ayah Aurel Lakukan Ini Cegah Virus Corona

Video TikTok Nia Ramadhani Seolah Tanpa Celana Bikin Heboh, Lihat Penampilan Istri Ardi Bakrie Itu

Ketika Jalan Karang Anyar akan Diubah Seperti Malioboro, Ini Tanggapan Dinas Pariwisata Banjarbaru

Satbinmas Polres Hulu Sungai Selatan Kunjungi Satpam di Perusahaan BUMN, Ini Tujuannya

Polres Tanahbumbu Bagikan Fasilitas Cuci Tangan di Tengah Pasar Ampera, Begini Respon Pedagang

VIDEO Satpolair Kotabaru Sisir Perkampungan, Kapal Nelayan dan Asing, Kampanyekan Penangkalan Corona

"Bagusnya, bisa dikemas supaya bisa terhubung juga dengan Lapangan Murjani," lanjutnya.

Dirinnya menyarankan bisa disiapkan konsepnya sesuai dokumen rancangan detil tata ruang (RDTR) yang ada.

Serta, dalam bentuk rencana tata bangunan lingkungan (RTBL) sehingga merupakan konsep yang terpadu berdasarkan kajian dengan visi Kota Banjarbaru untuk jangka panjang.

"Jangan sampai hanya berupa konsep yang tidak bisa berlangsung lama karen feasibility study-nya belum jelas," ujarnya lagi.

Malioboro adalah contoh koridor yang berhasil, ada contoh lain yang akhirny harus disetop karena kendala-kendala ketika sudah berjalan.

Contohnya adalah Kembang Jepun di Surabaya yang disetop pemko karena masalah dengan warga setempat.

"Persiapan lainnya adalah pemberdayaan masyarakat setempat, jadi bisa dihimpun ide-ide dari masyarakat lokal. Biasanya ini adalah kunci sukses tidaknya konsep koridor itu. Kalau masyarakat tidak merasa dilibatkan, biasanya kurang sukses," tambahnya. (Banjairmasinpost.co.id/Nurholis Huda)

Penulis: Nurholis Huda
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved