Tajuk

Memutus Mata Rantai Corona

VIRUS Corona kini tengah menjadi mahluk yang begitu menakutkan. Penyakit yang dikenal juga dengan Coronavirus disease 2019 disingkat Covid-19

Memutus Mata Rantai Corona
Capture Youtube BPost
4 Water Cannon Brimob Polda Kalsel bergerak semprotkan 20 Ribu liter disinfektan di Banjarbaru 

BANJARMASINPOST.CO.ID - VIRUS Corona kini tengah menjadi mahluk yang begitu menakutkan. Penyakit yang dikenal juga dengan Coronavirus disease 2019 disingkat Covid-19. Covid-19 adalah penyakit menular yang disebabkan oleh SARS-CoV-2, salah satu jenis koronavirus. Penyakit ini mengakibatkan pandemi koronavirus 2019–2020.

Penderita Covid-19 dapat mengalami demam, batuk kering, dan kesulitan bernapas.Sakit tenggorokan, pilek, atau bersin-bersin lebih jarang ditemukaN. Pada penderita yang paling rentan, penyakit ini dapat berujung pada pneumonia dan kegagalan multiorgan.

Menurut data yang dikumpulkan oleh John Hopkins University per Sabtu (21/3) pagi, jumlah total kasus virus corona Covid-19 di seluruh dunia telah mencapai 271.629 kasus. Dari kasus-kasus tersebut, terjadi 11.282 kematian dengan 87.403 pasien sembuh.

Bagaimana dengan di Indonesia? Korban Penyakit ini, juga terus bertambah. Hingga Sabtu (21/3) jumlah penderita Covid-19 mencapai 450 orang dengan jumlah orang meninggal sebanyak 32 orang dan sembuh sebanyak 20 orang.

Banjarmasin Post edisi Senin (23/3/2020).
Banjarmasin Post edisi Senin (23/3/2020). (Dok Banjarmasinpost.co.id)

Kini Indonesia tengah darurat Covid-19. Tidak terkecuali di Kalimantan Selatan. Apalagi Gubernur sudah menyatakan satu pasien dengan identitas Ulin 01 positif Covid-19.

Ketua Gugus Tugas yang juga Sekdaprov Kalsel, H Abdul Haris Makkie menegaskan status Kalsel kini menjadi tanggap darurat. Kebijakan ini, harus didukung warga Kalsel untuk menekan laju penyebaran virus corona di Kalsel. Apalagi, di provinsi tetangga Kalteng dan Kaltim sudah terlebih dahulu warganya yang positif corona.

Pemprov Kalsel menegaskan bekerja sama dengan Provinsi Kalteng dan Kaltim untuk melakukan screening terhadap warga Kaltim maupun Kalteng yang masuk ke Kalsel baik melalui jalur darat maupun air.

Kewaspadaan level tinggi ini juga harus didukung seluruh warga Kalsel dengan meningkatkan kewaspadaan diri terhadap penularan virus corona dengan mulai menerapkan pola hidup bersih dan sehat. Biasakanlah, mencuci tangan disetiap kesempatan.

Patuhi anjuran pemerintah untuk melaksanakan social distancing. Dengan cara ini, setidaknya kita bisa memutus mata rantai penyebaran virus corona khususnya di Kalsel.(*)

Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved