Berita Banjarmasin

VIDEO Pengrajin di Kuin Selatan Banjarmasin Mampu Bikin 60 Celengan Kaleng Bekas, Segini Harganya

Di tengah ramainya persoalan sampah di tanah air, tentu sudah seharusnya memaksa masyarakat pun saat ini dituntut untuk lebih kreatif.

Kemudian jangan lupa untuk memukul bagian sisi lempengan yang telah dirapikan tadi dengan kayu. Sehingga ketika telah nampak membengkok, penutup yang telah dibuat tadi siap untuk disatukan dengan Kaleng bekas.

" Sedangkan untuk menyatukan penutup buatan dengan Kaleng, pukullah perlahan bagian sisi lempengan penutup yang telah dibengkok tadi, sampai merekat, " jelasnya.

Namun proses pembuatan celengan uang pun, tidak sampai di situ. Melainkan untuk memudahkan memasukkan uang, maka perlu terlebih dahulu membuat lubang.

" Nah, jika sudah maka pembuatan celengan pun selesai," jelasnya.

As'ad sendiri mengaku menekuni pembuatan celengan uang tersebut sudah ia tekuni sejak tahun 90-an. Mewarisi sedikit keterampilan dari orangtua, hingga inisiatif memanfaatkan limbah kaleng pun terbesit di kepalanya.

" Iya awalnya memang turun temurun ya orangtua sebagai pengolah besi. Nah, karena saat saya merantau di Banjarmasin, mengolah limbah Kaleng menjadi celengan cukup ramai, saat itulah saya mencoba mengolahnya," cerita As'ad.

Hasilnya pun tanggung-tanggung saking ramainya permintaan celengan kaleng di pasaran saat itu, ia mampu memproduksi 50 sampai 60 buah perhari.

Sedangkan untuk satu buah celengan biasanya ia hargai dari Rp 2.500 sampai Rp 6.000.

Untuk memenuhi pangsa pasar tersebut, As'ad pun tidak bekerja sendiri, melainkan ia juga dibantu oleh istrinya.

" Karena yang mencari pun banyak. Sekali datang pembeli bisa memesan paling sedikit dua kodi di tempat kami," jelasnya.

Halaman
123
Penulis: Ahmad Rizky Abdul Gani
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved