Berita Kalteng

Warga Pilih Diam di Rumah Pasca Kalteng Darurat Corona, Jalan di Palangkaraya Jadi Sepi

Warga pilih diam di rumah pasca Kalteng Darurat Corona, jalan di Palangkaraya jadi sepi

Warga Pilih Diam di Rumah Pasca Kalteng Darurat Corona, Jalan di Palangkaraya Jadi Sepi
istimewa/PKS Kalteng
Relawan dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) saat melakukan penyemprotan Disenfektan di salah satu tempat ibadah di Palangkaraya, Kalteng. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Warga Palangkaraya, Kalimantan Tengah, mulai mentaati imbauan dari Pemerintah Provinsi Kalteng yang meminta agar selama diberlakukan tanggap darurat Covid-19 menghindari bepergian keluar rumah untuk menghindari penyebaran Virus Corona.

Meskipun belum semua warga yang mentaati imbauan tersebut, namun, sebagian besar jalan-jalan di Palangkaraya, tampak sepi dari kendaraan dan pejalan kaki khususnya di kawasan Jalan George Obos, Jalan Yos Soedarso, Jalan HM Thamrin, Jalan DI Panjaitan , Imam Bonjol dan beberapa ruas jalan lainnya.

Jalan di Palangkaraya ini mulai sepi setelah adanya pengumuman dari Tim Gugus Tugas Percepatan Penanggulang Penyebaran Covid-19, Kalteng ada dua pasien di RSDS Palangkaraya yang positif Covid-19.

"Ya, sejak itu jalan- jalan umum jadi mulai sepi, warga memilih berada di rumah dan mengurangi bepergian keluar rumah," ujar Boy salah satu warga Palangkaraya.

Seorang PDP Suspect Corona Asal Banjar Dirujuk ke RSUD Ulin Banjarmasin, Ini Penjelasan Kadinkes

Sekolah Diliburkan Pasca Corona Merebak di Kalsel, SMKN 2 Marabahan Terapkan Google Class Room

Seramnya Wajah Ashanty Saat Isolasi Diri Disinggung Anang, Ayah Aurel Lakukan Ini Cegah Virus Corona

Video TikTok Nia Ramadhani Seolah Tanpa Celana Bikin Heboh, Lihat Penampilan Istri Ardi Bakrie Itu

Jalan sepi tersebut juga lantaran, sekolah di Palangkaraya diliburkan selama status Tanggap Darurat Covid-19 tersebut.

"Sekolah libur, selama tanggap darurat ini, sebagian karyawan beralih berkantor di rumah masing-masing, jika malam hari ada penertiban dilakukan oleh petugas untuk melarang warga yang berkumpul dalam jumlah besar di luar rumah," ujar Nata warga Palangkaraya lainnya, Senin ,(23/3/2020).

Sementara itu, informasi , Direktur RSUD dr Doris Sylvanus, dr Yayu Indriaty, menyebutkan, pasca ditetapkannya  dua warga Kota Palangkaraya, positif terjangkit Corona Virus Disease (Covid-19), saat ini kondisi keduanya masih menjalani rangkaian prosedur kesehatan di ruang isolasi di RSUD dr Doris Sylvanus Palangkaraya.

Dia mengungkapkan, kedua pasien positif Covid-19, tengah menjalani berbagai prosedur perawatan kesehatan, di ruang isolasi RSUD dr Doris Sylvanus Palangkaraya.

"Setelah isolasi, kondisi keduanya dinyatakan masih stabil, namun masih belum dinyatakan sembuh,” katanya.

Pihaknya,  hingga, saat ini terus melakukan pantauan terhadap perkembangan kesehatan kedua pasien.

"Ada berbagai prosedur kesehatan yang harus dijalani, mulai dari pemberian obat maupun melalui cairan infus, keduanya masih dalam perawatan," ujarnya.

Sore Ini Hasil SKD CPNS Banjarmasin Diumumkan, Bisa Diakses di Website BKD

Sebagian Pemilik Warung Makanan di Martapura Mulai Gelisah, ini yang Terjadi

Tokoh Kalsel Bahas Corona di Citra Graha Banjarbaru, Sepakat Batasi Kegiatan Peribadatan

Menurut dia, untuk pemantauan orang terdekat pasien, pihaknya telah berkoordinasi dengan dinas kesehatan dan BPBD Kalteng, guna melakukan tahap ‘tracking’, menelusuri dan melacak ke beberapa orang terdekat, yang pernah kontak erat dengan kedua orang pasien tersebut. 

"Tim juga melakukan penyemprotan disinfektan di areal tempat tinggal pasien, terlebih dilingkungan sekitar, tempat domisili pasien," ujarnya. Demikian juga dengan Relawan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kalteng, juga melakukan penyemprotan di tempat ibadah di Palangkaraya. (banjarmasinpost. co.id /faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved