Wabah Virus Corona

Korban Covid-19 di Amerika Serikat Berjatuhan, Sehari 29 Orang Meninggal, Total Jadi 582 Jiwa

Korban Covid-19 di Amerika Serikat Berjatuhan, Sehari 29 Orang Meninggal, Total Jadi 582 Jiwa

(Wikimedia/Otis Historical Archives National Museum of Health & Medicine)
Sebuah rumah sakit di Kansas, Amerika Serikat saat wabah flu Spanyol pada tahun 1918. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, WASHINGTON DC - Korban Covid-19 di Amerika Serikat (AS) terus berjatuhan. Dalam waktu 24 jam terakhir jumlah korban meninggal akibat Covid-19 di negara adidaya tersebut bertambah 29 orang.

Negeri Paman Sam  hingga kini dengan adanya tambahan terrsebut menjadi 582 jiwa.

Sementara itu untuk pasien sembuhnya berjumlah 295 orang, menurut data dari Worldometers.

Kemudian data dari Johns Hopkins University menunjukkan jumlah kasus di AS mencapai 46.371 sampai Selasa (24/3/2020).

Daftar Kepala Daerah Positif Virus Corona Selain Bima Arya, Ridwan Kamil Sebut Bupati Karawang

Sudah Jangkiti 378.287 Orang, Sumber Asli Virus Corona Bukan dari Wuhan China? Peneliti Ungkap Fakta

Akhirnya Foto Bareng Laudya Cynthia Bella & Engku Emran Muncul Saat Malaysia Lockdown Virus Corona

Positif, Presiden Jokowi Tiadakan Ujian Nasional 2020, Respon Merebaknya Covid-19

Cegah Corona, Pelajar di Batola Dirumahkan Mulai Besok, Dinas Pendidikan Keluarkan Surat Edaran

New York City mencatatkan jumlah korban meninggal tertinggi dengan 125 orang, diikuti 87 korban di King, Washington; 35 lainnya di negara bagian New York; dan 20 orang di Orleans, Louisiana.

Stok Alat Pelindung Diri (APD) menipis

Wali Kota New York, Bill de Blasio, pada Minggu (22/3/2020) memperingatkan stok peralatan penting di rumah sakit akan habis dalam beberapa hari lagi.

Kota berjuluk Big Apple ini mencatatkan kasus Covid-19 terkonfirmasi tertinggi di Amerika Serikat (AS).

Bill de Blasio mengatakan bahwa jajaran rumah sakit di kota pimpinannya kini berada di titik puncak.

"Terus terang, kita sekitar 10 hari lagi akan kekurangan ventilator (alat pernapasan), masker bedah, hal-hal yang diperlukan untuk menjaga sistem rumah sakit berjalan," kata de Blasio pada CNN, dikutip dari kantor berita AFP.

Halaman
123
Editor: Hari Widodo
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved