Selebrita

Akhirnya 60 Juta Rakyat Provinsi Hubei Terbebas dari Lockdown Imbas Virus Corona, Lalu Nasib Wuhan?

Akhirnya, sebanyak 60 juta warga provinsi Hubei, China terbebas dari lockdown yang diterapkan pemerintah China akibat Virus Corona atau Covid-19

Akhirnya 60 Juta Rakyat Provinsi Hubei Terbebas dari Lockdown Imbas Virus Corona, Lalu Nasib Wuhan?
AFP/STR
Seorang pekerja medis (R) merangkul anggota tim bantuan medis dari provinsi Jiangsu pada upacara yang menandai keberangkatan mereka setelah membantu upaya pemulihan virus corona COVID-19, di Wuhan, di provinsi Hubei tengah Cina pada 19 Maret 2020 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Akhirnya, sebanyak 60 juta warga provinsi Hubei, China terbebas dari lockdown yang diterapkan pemerintah China akibat Virus Corona atau Covid-19, pada Rabu (25/03/2020).

Ternu, hal itu menyiratkan tanda bahwa pemerintah China mulai percaya diri dalam tindakan mereka mengatasi wabah Pandemi Corona yang berawal dari Kota Wuhan.

Diketahui, imbas wabah Virus Corona itu, Ibu kota provinsi Hubei, kota Wuhan adalah kota paling terdampak.

Untuk itu, kota tersebut masih ditutup dan baru akan dibuka pada 8 April mendatang.

Aksi Ashanty Gratiskan Endorsenya Saat Wabah Virus Corona, Istri Anang Hermansyah Ungkap Syaratnya

Video Najwa Shihab Diposting Ariel NOAH, Ternyata Terkait Gerakan Musisi Saat Wabah Virus Corona

Curhat Pilu Istri Mendiang Bani Seventeen yang Tiap Hari Bertemu ODP & PDP Virus Corona

Khayalan Cita Citata Terkabul Saat Wabah Virus Corona, Calon Istri Roy Geurts Sebut Polusi Udara

Meski begitu, transportasi publik sudah mulai beroperasional di sana.

Pembukaan terhadap kota yang dikunci adalah sinyal paling baru dari pemerintah China yang telah 'menjinakkan' wabah virus corona.

Di seluruh Eropa dan AS, kasus infeksi baru terus meningkat, persediaan medis hampir habis dan banyak rumah sakit kewalahan.

Pejabat pemerintah di seluruh dunia juga memerintahkan warganya untuk tinggal di rumah, seperti halnya China terhadap Hubei di awal wabah merebak.

Beberapa jam setelah aturan ketat lockdown diumumkan melonggar, dan setelah pejabat di Wuhan melaporkan adanya nol kasus infeksi virus corona, dikabarkan seorang dokter di sana positif mengidap virus tersebut.

Masa Puncak & Berakhirnya Virus Corona Terungkap, Peneliti ITB & Ustadz Abdul Somad Prediksi Ini

Berbagai kabar juga mengklaim bahwa otoritas kesehatan telah menemukan beberapa kasus infeksi baru namun tidak mengatakan berapa banyak orang yang terinfeksi tanpa gejala (asimptomatik).

Halaman
1234
Editor: Murhan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved