Berita Banjarmasin

Baznas Kalsel Berbagi Sejadah dan Hand Sanitizer di Beberapa Masjid Cegah Penyebaran Covid-19

Baznas Kalsel Berbagi Sejadah dan Hand Sanitizer di Beberapa Masjid Cegah Penyebaran Covid-19

baznas kalsel untuk bpost
tim Layanan Aktif Baznas (LAB) Kalsel berkerjasama dengan SMK Farmasi Mandiri Banjarmasin membagi 200 sejadah dan 16 botol Handsanitizer di beberapa masjid yang ada di Banjarmasi 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Covid-19 atau Virus Corona disinyalir berasal dari Wuhan, China dan sekarang mewabah di Indonesia.

Saat ini sejumlah daerah yang memberlakukan status tanggap darurat Covid-19, antara lain, Kepulauan Riau, DKI Jakarta, Jabar, DIY, Jatim, Kalbar, Kalsel dan Kaltim.

Di Kalsel sendiri terdapat satu orang pasien yang positif terinfeksi Covid-19, 3 orang PDP, 415 orang ODP, 5 orang dinyatakan negatif. .

Melihat kondisi tersebut, tim Layanan Aktif Baznas (LAB) Kalsel berkerjasama dengan SMK Farmasi Mandiri Banjarmasin membagi 200 sejadah dan 16 botol Handsanitizer di beberapa masjid yang ada di Banjarmasin, Selasa.

dr Tirta Sentil Atta Halilintar & Reza Arap Soal Donasi Saat Wabah Virus Corona: Jual 1 Mobilmu!

LINK Pengumuman Hasil SKD CPNS 2019 Kemenkumham, Perhatikan Kode-kode Rahasia di Kolom Ini

Cekcok Nikita Mirzani & Gebby Vesta Imbas Polemik Sarung Tangan Billy Syahputra Cegah Virus Corona

UN 2020 Mendadak Dibatalkan, Nilai Rapor 5 Semester Jadi Penentu Kelulusan saat Covid-19 Mewabah

Tim Layanan Aktif Baznas Kalsel juga memberikan informasi dan edukasi kepada masyarakat sekitar untuk selalu waspada terhadap Covid-19 serta selalu menjaga kesehatan dan kebersihan di lingkungan sekitarnya.

"Kita memfasilitasi para jemaah mesjid untuk tetap tenang dan khusyu menjalankan ibadahnya dengan meminimalisir pengunaan sejadah, sehingga mudah untuk dibawa ke mana saja," kata Ketua Baznas Kalsel, Pangeran HG Rusdi Efendy AR, pada rapat koordinasi mengenai tanggap bencana menuturkan.

Atas petunjuk tersebut, kata Kepala Pelaksana Baznas Kalsel, Nikhrawi Hamdie melalui rilisnya, Rabu (25/3/2020), langsung mengkoordinir tim LAB untuk turun membagikan kepada jemaah mesjid berupa sejadah dan hand sinitizer.

SMK Farmasi Mandiri merupakan sekolah kejuruan yang mempelajari mengenai profesional kesehatan dalam mempelajari ilmu kesehatan dan ilmu kimia.

SMK yang beralamat di Kompleks Smanda II ini memproduksi 10 liter hand sinitezer untuk dibagikan bersama tim LAB Kalsel ke 8 titik mesjid antara lain Mesjid Raya Sabilal Muhtadin, Mesjid Jami Banjarmasin, Masjid Sultan Suriansyah, Masjid Al-Amin Banua Anyar, Masjid At-Taqwa, Masjid Nurul Huda Pal 6, Masjid Al-Ikhwan Veteran, dan Masjid Ar-Rahim Kampung Melayu.

Fauzi, koordinator dari SMK Farmasi Mandiri menjelaskan, untuk pembuatan mereka masih terkendala bahan baku yang saat ini sulit untuk mendapatkannya.

"Komposisi dari hand sinitezer ini kami memakai etanol 96 persen, hidrogen peroksida 3 persen, gliserin 98 persen dan Aquades, insya Allah sudah standar WHO karena dibuat oleh tim ahli di sekolah kami," pungkasnya.

(Banjarmasin post.co.id/Syaiful Anwar)

Penulis: Syaiful Anwar
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved