Tajuk

Patuhi Imbauan Ulama Umara

AREA makam Guru Sekumpul, akhirnya diumumkan ditutup total sementara waktu terhitung sejak Selasa (24/) kemarin sampai batas waktu yang ditentukan

Patuhi Imbauan Ulama Umara
BANJARMASINPOST.CO.ID/NIAKURNIAWAN
Selama masa tanggap darurat bencana nonalam virus corona di Kabupaten Banjar diberlakukan, kegiatan keagamaan di Musala Ar Raudah Sekumpul diliburkan untuk sementara, Selasa (24/3/2020). 

BANJARMASINPOST.CO.ID - AREA makam Guru Sekumpul, akhirnya diumumkan ditutup total sementara waktu terhitung sejak Selasa (24/) kemarin sampai batas waktu yang ditentukan kemudian.

Demikian pula kegiatan ibadah di musala Ar Raudah, lebih dibatasi. Salat berjemaah hanya dikhususkan bagi imam dan bilal. Itupun untuk azan tanpa sound system pengeras suara. Sedangkan majelis Maulid Habsyi yang biasanya digelar pada malam Senin, pembacaan Burdah malam Jumat dan pembacaan Dalail Khairat subuh Jumat, juga diliburkan sementara waktu.

Pengumuman penting itu disampaikan secara resmi oleh Imam Musala Ar Raudah Sekumpul Guru Sa’duddin Salman pada Senin (23/3) malam.

Pengumuman itu juga meminta jemaah bekerja sama mentaatinya, sekaligus mengimbau jemaah dari manapun yang berniat ziarah ke Sekumpul agar menunda sementara waktu. Langkah itu diambil tentu sebagai wujud kepedulian pihak Sekumpul mendukung penanganan pandemi Covid-19.

Bahu membahu bekerja sama dengan Pemkab Banjar dan Pemprov Kalsel dalam memutus mata rantai penyembaran virus corona terlebih menyusul meningkatnya status dari siaga darurat menjadi tanggap darurat bencana Covid-19 di Kalsel.

Banjarmasin Post edisi Rabu (25/3/2020).
Banjarmasin Post edisi Rabu (25/3/2020). (Dok Banjarmasinpost.co.id)

Tak hanya pengajian Sekumpul yang diliburkan sementara waktu, tokoh ulama banua kharismatik, KH Zuhdiannor atau akrab disapa Guru Zuhdi juga mengambil sikap meliburkan seluruh kegiatan pengajiannya sementara waktu.

Dalam siaran melalui video, Guru Zuhdi meminta jemaah warga banua supaya lebih waspada terhadap wabah Corona dan bersama-sama bekerja sama membantu seluruh jajaran terkait yang bekerja keras siang malam tanpa lelah demi menyelamatkan masyarakat dari ancaman Corona.

Tak hanya itu, tokoh ulama kharismatik lainnya, KH Muhammad Bakhiet atau dikenal Guru Bakhiet, pengasuh Pondok Pesantren dan Majelis Ta’lim Nurul Muhibbin Barabai, juga meliburkan sementara waktu seluruh pengajiannya. Guru Bakhiet mengajak jemaahnya masyarakat banua untuk terus menguatkan beristighfar dan bertaubat kepada Allah SWT, memperbanyak sedekah, dan memohon kepada Allah SWT agar mengakhiri wabah Corona ini.

Bersatunya ulama dan umara serta seluruh elemen terkait di daerah ini dalam mengatasi pandemi Covid-19, menjadi kekuatan yang dahsyat jika diikuti oleh kesadaran seluruh masyarakat banua ini.

Keprihatinan dan kepedulian para ulama terhadap penanganan wabah korona dengan meliburkan sementara waktu pengajian, sudah semestinya diikuti jemaah. Demikian pula imbauan-imbauan dari pemerintah agar tiap pribadi menjaga jarak kontak fisik, membatasi aktivitas di luar, lebih mengutamakan berada di rumah, perilaku hidup bersih sehat, meningkatkan daya imun, serta mengikuti berbagai arahan lainnya demi membantu memutus mata rantai penularan virus corona. (*)

Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved