Berita Banjarmasin

Tiba di Bandara Syamsudin Noor, Santri dari Malang Ada yang Batuk Pilek, Ini Penjelasan Gugus Tugas

Tiba di Bandara Syamsudin Noor, Santri dari Malang Ada yang Batuk Pilek, Ini Penjelasan Gugus Tugas

Tiba di Bandara Syamsudin Noor, Santri dari Malang Ada yang Batuk Pilek, Ini Penjelasan Gugus Tugas
Gugus Tugas penanganan Covid-19 Banjarmasin
Ketua Gugus Tugas penanganan Covid-19 Banjarmasin, Machli Riyadi (topi merah) saat melakukan penyuluhan dan edukasi terhadap 58 santri asal Malang pulang ke Banjarmasin. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Menjadi satu dari beberapa garda terdepan, tidak membuat Gugus Tugas penanganan Covid-19 Banjarmasin melewati hari libur dengan bersantai-santai di rumah saja.

Melainkan pada Rabu (25/3/2020) pukul 11.00 ini mereka pun tetap menjalankan tugas demi memastikan upaya antisipasi penyebaran virus Corona di kota berjuluk seribu sungai itu tetap berjalan.

Bahkan sebagai salah satu bukti mereka tetap bekerja tersebut pada Rabu (25/3/2020) siang ini yakni rombongan Gugus Tugas penanganan Covid-19 Banjarmasin yang dikomandani Machli Riyadi itu pun mendatangi Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin di Banjarbaru.

Kehadirannya di bandara internasional Kalimantan Selatan tersebut pun tidak lain untuk menindaklanjuti ketibaan sejumlah para santri yang baru saja pulang dari salah satu daerah terinfeksi Covid-19.

Masa Puncak & Berakhirnya Virus Corona Terungkap, Peneliti ITB & Ustadz Abdul Somad Prediksi Ini

dr Tirta Sentil Atta Halilintar & Reza Arap Soal Donasi Saat Wabah Virus Corona: Jual 1 Mobilmu!

5 Negara Paling Bahagia di Dunia, Virus Corona atau Covid-19 Dihadapi dengan Cara-cara Smart Ini

UPDATE Virus Corona Tembus 168 Negara, 18.612 Meninggal Namun yang Sembuh Capai 107.247 Pasien

BREAKING NEWS: TNI Siaga 24 Jam di Bandara Syamsudin Noor, Satgas Covid-19: Kami Tak Mau Kecolongan

"Iya, saat ini kami tengah berada di Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin di Banjarbaru untuk melakukan screening terhadap sejumlah santri yang baru datang dari Malang," jelasnya.

Machli juga mengatakan meski adapun total santri yang baru tiba dari Malang, Jawa Timur itu seyogianya berjumlah 180 orang, namun ia memastikan setelah melakukan pemilahan tadi hanya ada 58 berdomisili di Banjarmasin.

Namun tidak sekedar sampai di situ, selain melakukan proses screening Covid-19 pada seluruh santri tersebut, pihaknya pada kesempatan ini juga memberikan advokasi berupa penyuluhan dan edukasi tentang Covid-19.

"Iya, terutama bagi mereka yang ada gejala batuk atau pileknya ya, supaya setiba di rumah mereka nanti wajib untuk mengkarantina diri dulu di kamar, dan tidak kemana-mana," tegasnya.

Disinggung bagaimana hasil screening, Machli mengatakan sampai saat ini tidak ada pihaknya menemukan para santri berdomisili di Banjarmasin tersebut terdeteksi panas di atas 38° celcius. Melainkan hanya batuk dan pilek, dan itu pun tergolong ringan.

"Yaa, batuk dan pilek saja. Tapi itu pun ringan. Sedangkan panas tubuh mereka tidak ada yang di atas 38° celcius," jelasnya.

Machli juga mengatakan meskipun demikian 58 santri tersebut tetap dimasukkan dalam kategori ODR atau orang dengan risiko. Hal ini dikarenakan yang bersangkutan berasal dari daerah yang diketahui terinfeksi Covid-19 meskipun belum menimbulkan gejala-gejala.

" Iya mereka masuk ODR atau orang dengan risiko. Jadi dari 180 orang tadi, hanya 58 santri diantaranya merupakan warga Banjarmasin. Sedangkan sisanya tersebar di sejumlah daerah lain," tutupnya. (Banjarmasinpost.co.id /Ahmad Rizki Abdul Gani)

Penulis: Ahmad Rizky Abdul Gani
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved