Berita Banjarbaru

VIDEO UPDATE Corona Kalsel, Gugus Tugas Peketat Pintu Masuk Jalur Darat Lewat Batola & Kotabaru

Status Kalsel dalam tanggap darurat Covid-19 atau virus corona. Dimana Tim Gugus Tugas Pencegahan, Pengendalian dan Penanganan Covid-19

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Status Kalsel dalam tanggap darurat Covid-19 atau virus corona. Dimana Tim Gugus Tugas Pencegahan, Pengendalian dan Penanganan Covid-19 di Kalsel memperketat pintu masuk jalur darat, yang menghubungkan Kalsel dengan dua provinsi tetangga, yakni Kalimantan Tengah dan Kalimantan Timur.

Ketua Harian Gugus Tugas P3 COVID-19 Kalsel H Wahyuddin menjelaskan ada dua titik posko cegah tangkal antar provinsi dan dua titik lainnya untuk antar kabupaten.

"Kabupaten Barito Kuala dan Kabupaten Kotabaru masih merumuskan untuk menetapkan titik-titik untuk posko cegah tangkal. Nantinya, akan ada 5 titik yang dicanangkan tim gugus tugas setempat. Rencananya hari ini atau besok sudah akan ditempati posko-posko itu.

Ahmad Dhani Terdampak Virus Corona (Covid-19), Suami Mulan Jameela Posting Lockdown di Sosmednya

VIDEO Umat Hindu Kota Banjarmasin Percaya Tawur Agung Kesanga Bisa Buang Virus Corona

Kami Bingung! Presiden Jokowi Suruh di Rumah, Dinas Dikbud Mengharuskan Guru Hadir ke Sekolah

Virus Corona atau Covid-19 dan Opsi Penundaan Pilkada 2020

Ujud memaparkam, di antara posko cegah tangkal yang akan didirikan di Kabupaten Barito Kuala, yang berbatasan langsung dengan Provinsi Kalteng, Yaitu di kawasan Anjir untuk jalur darat, kawasan Tabukan untuk penyeberangan ferry, dan Pelabuhan Marabahan.

“Tim ini akan bergerak satu atau dua hari berikutnya, karena hari ini masih merumuskan titik-titik tadi,” kata Ujud sapaanya dalam video conference di Command Center Kalimantan Selatan pada Selasa (24/3/2020) sore,

Selain itu, xi samping Kabupaten Barito Kuala, Kabupaten Kotabaru dan Kabupaten Tabalong juga menjadi titik cegah tangkal masuknya virus COVID-19 melalui jalur darat. Kedua kabupaten ini, berbatasan langsung dengan Provinsi Kaltim.

Kepala BPBD Wahyuddin, menambahkan, pwelu diaampIkan kebijakan pemerintah pusat, tadi diharap masyarakat dapat meningkatkan disiplin jaga jarak antar manusia. kurang lebih 1,5 meter. mencucitangan selama 20 detik dengan air mengalir dan sabun. kalau tidak ada bisa pakai alat lain.

"Selain itu meningkatkan saya tahan tubuh. makan dijaga agar tidak terlambat makan sehingga bisa menyebabkan virus mudah masuk ke tubuj," kata Wahyuddin. (banjarmasinpost.co.id /nurholis huda)

Penulis: Nurholis Huda
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved