Berita Banjarmasin

Virus Corona Merebak, Penumpang dan Barang di Transportasi Laut dan Udara di Kalsel Alami Penurunan

Merebaknya virus corona (Covid-19), penumpang laut dan udara kena imbas juga. Seperti apa yang disampaikan Kepala Cabang PT Dharma Lautan Utama

BANJARMASINPOST.CO.ID/NURHOLIS HUDA
Penumpang yang akan masuk kapal laut di Trisakti Banjarmasin juga diberikan cairan antispetik, Rabu (25/3/2020). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Merebaknya virus corona (Covid-19), penumpang laut dan udara kena imbas juga.

Seperti apa yang disampaikan Kepala Cabang PT Dharma Lautan Utama Banjarmasin, Anton Wahyudi, penumbang dan barang menurun yang melalui tranportasi laut. 

"Dari catatan kami punya, beberapa pekan terakhir jumlah penumpang maupun pengiriman barang melalui jasa angkutan laut terus mengalami penurunan. Bahkan sampai 40 persen, baik ke Surabaya maupun yang ke Banjarmasin," kata Anton Wahyudi, Rabu (25/3/2020). 

Dijelaskan dia, faktor lain, yakni persaingan harga tiket antara transfortasi laut dengan udara cukup ketat.

Hal demikian juga sangat mempengaruhi jumlah pengguna kapal.

Ahmad Dhani Terdampak Virus Corona (Covid-19), Suami Mulan Jameela Posting Lockdown di Sosmednya

Masa Puncak & Berakhirnya Virus Corona Terungkap, Ini Kata Peneliti ITB & Ustadz Abdul Somad

Kalselpedia: Komunitas Motor Box Indonesia (Kombo) Banjarmasin Eksis di Kota Seribu Sungai

Cegah Virus Corona Merebak, Warga yang Masuk Kabupaten Tanahbumbu Diperiksa di 5 Pos Pintu Masuk

Percontohan Tanaman Cabai Berpelindung Jaring Diterapkan Petani Hiyung Kabupaten Tapin

"Jika normalnya satu kali pelayanan truk muatan kapal berjumlah 40 unit, sekarang hanya berada di kisaran 25 unit," tandas Anton Wahyudi. 

Karena terus beeoperasi, maka pemilik jasa angkutan laut melakukan pengawasan terhadap penumpang, terutama yang masuk ke wilayah Provinsi Kalsel, guna mencegah wabah virus corona (Covid-19_.

Bahkan, kapal yang baru sandar akan disemprot dengan cairan disinfektan.

“Di kapal, juga disediakan cairan antiseptik untuk pembersih tangan. Sedang untuk ABK, menjalani vaksin, selain vitamin dan obat-obatan untuk kebugaran tubuh,” tandas Kepala Anton Wahyudi.

Demikian pula jasa udara, juga mengalami serupa penurunan penumpang. 

Sekretaris DPD Asosiasi Agen Perjalanan Wisata (Asita) Kalsel, Siti Aisyah, mengungkapkan,  perjalanan ke luar negeri menjadi sepi.

"Sejumlah travel untuk sementara tidak melayani tur ke luar negeri karena memang kondisinya sekarang sedang sepi," urainya. (Banjarmasinpost.co.id/Nurholis Huda)

Penulis: Nurholis Huda
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved