Talenta Talenta Unik Disabilitas Banua

Di Tangan Pelajar SLBN 3 Martapura Kabupaten Banjar Ini, Kertas Bekas Jadi Karya Seni Ciamik

Kertas bekas memang tak berguna bagi umumnya orang. Tapi, menjadi teramat bermanfaat bagi seorang Rizali, pelajar Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN)

Di Tangan Pelajar SLBN 3 Martapura Kabupaten Banjar Ini, Kertas Bekas Jadi Karya Seni Ciamik
BANJARMASINPOST.CO.ID/ROY
Rizali fokus membikin art paper di depan Asrama Kecubung di lingkungan PSBN Fajar Harapan, beberapa hari lalu. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Kertas bekas memang tak berguna bagi umumnya orang. Tapi, menjadi teramat bermanfaat bagi seorang Rizali, pelajar Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) 3 Martapura, Kabupaten Banjar, Kalimantanbah Selatan (Kalsel).

Penghuni Panti Sosial Bina Netra (PSBN) Fajar Harapan, ini hobi 'sobek-sobek' kertas. Namun bukan asal sobek, tapi sobekan khusus yang mampu menghasilkan karya seni ciamik.

Bentuknya  berupa aneka gambar seperti tokoh-tokoh di film kartun, orang terdekat maupun publik figur lainnya. Ada juga ragam hewan seperti kupu-kupu atau aneka tumbuhan seperti bunga. Ada juga yang berupa topeng.

Sulung dari tiga bersaudara yang berasal dari Kalua, Kabupaten Tabalong, ini tak memerlukan alat bantu apa pun. Art paper-nya itu ia bikin hanya mengandalkan jemari dan sisa-sisa penglihatannya.

PSBN Fajar Harapan/SLBN 3 Martapura adalah tempat pembinaan para penyandang tunanetra. Rizali tunanetra kategori low vision, artinya masih ada sedikit penglihatan.

Nasabah Bank Kalsel Sekarang Sudah Bisa Miliki Hunian Impian dengan Pembiayaan iB Ar-Rahma

Mulai Hari Ini, Ribuan PNS Batola Dirumahkan hingga 14 Hari ke Depan, Ini PR yang Harus Dikerjakan

BREAKING NEWS - Satu Warga HSS Suspect Virus Corona, Dokter RS H Hasan Basry: Pasien Layak Diisolasi

Luna Maya Bagikan Foto dengan Ariel Noah, BCL dan Gading Marten, Sampaikan Ini ke Sahabat

Mata kirinya buta total, sedangkan mata kanannya masih bisa melihat meski samar. Karena itu saat chatting di android, ia mesti mendekatkan gawainya mendekati mata hingga hanya berjarak sekitar empat atau lima sentimeter.

Bahan art paper yang digunakan Rizali hampir semua jenis kertas. Terpenting tipis seperti jenis HVS sehingga mudah disobek dengan jemari. 

"Sering juga saya menggunakan kertas bekas seperti koran yang sudah tak dibaca lagi," ucap Rizali beberapa hari lalu.

Ia sangat cekatan mengubahkertas menjadi serupa tokoh-tokoh kartun, bunga, binatang, topeng, atau lainnya. Rata-rata cuma sekitar lima hingga sepuluh menit.

Lama waktu tergantung banyak sedikitnya sobekan (pelubangan) yang dilakukan. Termasuk bentuk dan aksesori yang dikenakan karakter/tokoh.

Prinsip dasar cara membikin art paper tersebut sama yakni kertas dilipat menjadi dua bagian secara simetris atau sama sisi. Selanjutnya tinggal dilakukan pelubangan kecil-kecil di beberapa tempat, di lekukan-lekukan tertentu.

Lantaran penghilatannya low vision, Rizali mengaku kesulitan membikin art paper yang benar-benar menyerupai karakter tokoh. Ia hanya mengandalkan imajinasi saja. (Banjarmasinpost.co.id/Roy)

Penulis: Idda Royani
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved