Berita Kabupaten Banjar

ODP Covid-19 di Kabupaten Banjar Bertambah, Sampel PDP Tunggu Hasil Laboratorium

Orang Dalam Pemantauan (ODP) pada data milik Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Banjar (Kalsel), kembali naik.

ODP Covid-19 di Kabupaten Banjar Bertambah, Sampel PDP Tunggu Hasil Laboratorium
BANJARMASINPOST.CO.ID/NIAKURNIAWAN
Ketua Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Banjar, HM Hilman (tengah), di Command Center Barokah, Pendopo Bupati Banjar, Martapura, Kalsel, Rabu (25/3/2020). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Orang Dalam Pemantauan (ODP) pada data milik Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Banjar (Kalsel), kembali naik.

Jika kemarin 72, maka Rabu (25/3/2020) tercatat ODP menjadi 82 orang.

Sedangkan pasien dalam pengawasan (PDP) masih tetap dua orang.

Demikian paparan Ketua Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Banjar, HM Hilman, di Command Center Barokah, Pendopo Bupati Banjar, Martapura yang dipandu Kepala Bidang Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik, Eddy Elminsyah Jaya.

"Hari ini masih ada kenaikan ODP 10 orang sehingga total menjadi 82. Namun, PDP tidak bertambah, tetap dua orang dan sekarang masih dalam perawatan di RSUD Ulin Banjarmasin. Sampel PDP sudah dikirim ke Laboratorium Surabaya dan kita menunggu hasilnya. Semoga saja tidak posisif Corona," harap Hilman yang didampingi Sekretaris Diauddin (Kadinkes Banjar).

Masa Puncak & Berakhirnya Virus Corona Terungkap, Ini Kata Peneliti ITB & Ustadz Abdul Somad

Luna Maya Bagikan Foto dengan Ariel Noah, BCL dan Gading Marten, Sampaikan Ini ke Sahabat

Penderita Covid-19 di Kalteng Kembali Bertambah Jadi 4 Orang

Kapolres Hulu Sungai Utara AKBP Pipit Subiyanto Cek Personel Polsek, Ternyata Ini Tujuannya

Sebanyak 9 Desa di Martapura Timur Kabupaten Banjar Songsong Pilkades, Begini Imbauan Camat

Bupati Banjar H Khalilurrahman mengeluarkan surat edaran yang berisi larangan bagi warga melakukan kegiatan yang mengumpulkan atau mengundang massa dalam jumlah banyak.

Warga diharap lebih banyak di rumah terkecuali berurusan hal yang penting dan mendesak saja untuk keluar.

Selain itu, kegiatan maulidan, yasinan, peringatan hari besar, pertemuan sosial seminar lokakarya, resepsi, pawai, hiburan, pameran, festival, olahraga senam massal juga ketangkasan yang bisa mengundang massa sementara ditiadakan sejak 24 Maret 2020 sampai keadaan aman dan kondusif.

"Adapun mengenai shalat Jumat masih belum diputuskan oleh MUI Banjar. Sewaktu halaqah memang ada dua pendapat, yakni shalat Jumat bisa dilaksanakan dengan syarat tertentu misal dengan mempersingkat khutbah dan pendapatan lain tetap dilaksanakan mengingat Banjar belum ada terjangkit virus Corona. Kita tunggu saja, semoga ada petunjuk dari MUI Banjar," ujar Diauddin. (Banjarmasinpost.co.id/Niakurniawan)

Penulis: Nia Kurniawan
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved