Berita Kabupaten Tanahlaut

Batal Jadi Rumah Sakit Tipe D, Bangunan Eks RSUD Hadji Boejasin Kabupaten Tanahlaut Akan Jadi Ini

Rencana bakal dijadikannya bangunan bekas RSUD Hadji Boejasin Pelaihari, Kalsel, menjadi rumah sakit tipe D pada akhirnya batal.

BANJARMASINPOST.CO.ID/MILNA SARI
Eks RSUD Hadji Boejasin, Kota Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut, Kalsel. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Rencana bakal dijadikannya bangunan bekas RSUD Hadji Boejasin Pelaihari, Kabupaten Tanahlaut, Kalsel, menjadi rumah sakit tipe D pada akhirnya batal.

Hal itu dikatakan Bupati Tanahlaut, Sukamta, (27/3/2020), kepada Banjarmasinpost.co.id.

"Sementara, jadi kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa atau PMD serta Dinas Kependudukan dan Catatan Sipi atau Disdukcapil," sebutnya.

Selain itu diakuinya di kompleks eks RSUD Hadji Boejasin tersebut juga akan ditempati Puskesmas Angsau sementara waktu saat bangunan lama diperbaiki.

Ditimpali Sekda Kabupaten Tanahlaut, H Dahnial Kifli, memang akan ditempati dua SKPD tersebut.

Rencana, perpindahan kantor dilaksanakan dalam waktu dekat.

Raffi Ahmad Sesak Nafas Terdampak Berita Virus Corona, Kondisi Suami Nagita Slavina Diungkap Dokter

Perut Buncit Gisella Anastasia Disorot Saat Foto Mesra Bareng Wijin, Ini Penampakannya

Bersihkan Eks Gedung RS Hadji Boejasin, Pemkab Tanahlaut Terjunkan Pasukan Damkar

Kabupaten Hulu Sungai Utara Miliki 21 Kampung KB, Satu Jadi Percontohan Tingkat Provinsi Kalsel

Cegah Covid-19, Kapal Feri Penyeberangan di Alalak Banjarmasin Pun Disemprot Disinfektan

VIDEO Sekda Banjarbaru Said Abdullah Katakan RSUD Idaman Belum Siap Jadi RS Rujukan Pasien Covid 19

"Dalam waktu dekat, segera," ujarnya.

Mengenai pembenahan bangunan lama menuju kantor baru, Dahnial katakan,tak dilakukan pembenahan khusus.

Pembenahan akan dilakukan, sambil ditempati oleh SKPD.

Pada prinsipnya, ujar Dahnial lagi dengan dipindahnya PMD dan Disdukcapil ke lokasi baru maka masyarakat bisa terlayani dengan baik sesuai prosedur yang ditetapkan.

"Tentunya yang memberi pelayanan juga merasa nyaman dalam bekerja," tambahnya.

Sebelumnya, Dinas PM sempat mengeluhkan sempitnya lahan parkir kantor sehingga para pegawai harus memarkir kendaraan hingga ke jalan.

Hal itu mereka sampaikan kepada wakil Bupati Tanahlaut, Abdi Rahman, saat melakukan kunjungan ke kantor Dinas PMD.

Selain itu pelayanan Disdukcapil yang berada di dekat Pasar Tapandang Pelaihari juga dinilai sudah tidak layak lagi. (Banjarmasinpost.co.id/Milna Sari)

Penulis: Milna Sari
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved