Ekonomi dan Bisnis

Masyarakat Lakukan Aksi Borong Efek Covid-19, Stok Beras Banjar di Kalsel Masih Aman

Masyarakat Lakukan Aksi Borong Efek Covid-19, Stok Beras Banjar di Kalsel Masih Aman

banjarmasinpost.co.id/mariana
Suasana di Pasar Teluk Dalam Banjarmasin. 

BANJARMASINPOST.CO ID, BANJARMASIN - Sejumlah pasar tradisional di Banjarmasin diisukan tutup sementara, karena bakal ada penyemprotan disinfektan untuk menetralisir dan mencegah penyebaran Covid-19.

Hal itu pula, membuat masyarakat menjadi cemas. Sebagian warga ada yang melakukan aksi borong membeli beras dalam jumlah banyak untuk stok di rumah.

Kendati demikian, Pantauan Banjarmasinpost.co.id, di Pasar Teluk Dalam, stok beras terbilang aman. Pedagang beras Pasar Teluk Dalam, Hj Fatimah menyebutkan stok yang dimilikinya saat ini aman hingga 1-2 bulan.

"Harga beras mayang Rp 11.000 per liter, siam mutiara Rp 10.000 per liter, siam unus Rp 9.000 per liter, dan beras jawa Rp 10.000 per liter. Kami datangkan stok beras ini dari gudang beras Gambut, untuk saat ini relatif aman namun memang setiap tahunnya menjelang bulan puasa selalu naik," ujarnya kepada Banjarmasinpost.co.id.

Pemain Persib Bandung Positif Virus Corona, Tim Dokter Jelaskan Kondisi Terkininya

Satu Pengendara Tewas Dalam Kecelakaan, Satu Lagi Dirawat di RS Datu Sanggul Kabupaten Tapin

Pasca Tiga Meninggal, Jumlah Penderita DBD di Tanahlaut Tak Bertambah

Krisdayanti Dapat Hadiah dari Anang & Ashanty Saat Ultah, Yuni Shara Ucap Ini ke Istri Raul Lemos

Raffi Ahmad Sesak Nafas Terdampak Berita Virus Corona, Kondisi Suami Nagita Slavina Diungkap Dokter

Kenaikan harga dikatakannya kerap terjadi saat petani belum panen atau gagal panen yang mengakibatkan stok menjadi langka, sedangkan memasuki awal bulan Ramadan nanti diperkirakan petani beras akan panen dalam jumlah besar. Sehingga kenaikan harga pun dapat ditekan.

Di kios beras Fatimah, jenis beras yang paling diminati adalah beras mayang. Tekstur beras ini putih dan bersih. Selain beras Banjar, ia juga menjual beras jawa seharga Rp 10.000 per liter.

Senada, di lapak pedagang beras lainnya, juga tidak terjadi kenaikan harga beras seperti halnya bahan sembako lainnya.

Perut Buncit Gisella Anastasia Disorot Saat Foto Mesra Bareng Wijin, Ini Penampakannya

Lockdown di Rumah, Ammar Zoni & Irish Bella Sering di Kolam Renang Saat Virus Corona Mewabah

VIDEO Masjid Al-Munawwarah Tetap Gelar Jumatan, Sekda Banjarbaru Takut Azab Allah Tambah Dahsyat

Pedagang beras, Yanto mengatakan, harga beras masih stabil dibarengi stok yang cukup banyak di tempatnya. Ia menjual beras mayang Rp 11.000 per liter, siam unus dan siam mutiara dipatok Rp 10.000 per liter, serta beras jawa Rp 10.000 per liter.

Sementara di Pasar Sentra Antasari, Husni Alqadrie pedagang sembako di pasar tersebut mengaku stok beras terutama beras Banjar di tempatnya relatif mencukup hingga Ramadan dan Lebaran. (Banjarmasinpost.co.id/Mariana)

Penulis: Mariana
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved